SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Agenda FIFA Matchday Juni 2026 untuk Timnas Indonesia resmi lengkap.
Setelah sebelumnya mengonfirmasi Oman sebagai lawan pertama, PSSI kini memastikan bahwa skuad Garuda akan menjajal kekuatan wakil Afrika, Timnas Mozambik.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, pada Jumat (8/5/2026).
Pertandingan melawan negara berjuluk Para Mamba tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Diplomasi Erick Thohir di Kanada
Keberhasilan mendatangkan Mozambik tidak lepas dari peran Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Kesepakatan ini terjalin setelah pertemuan intensif dengan federasi sepak bola Mozambik saat Kongres FIFA di Kanada pada 30 April 2026 lalu.
"Kami berterima kasih karena Pak Erick Thohir kenal baik dengan presiden federasi sepak bola Mozambik. Insya Allah pertandingan akan digelar di SUGBK," ujar Yunus Nusi di GBK Arena.
Ancaman Pemain Berharga Rp433 Miliar
Meski saat ini menempati peringkat 101 FIFA (di bawah Thailand dan Oman), Mozambik bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Skuad asuhan Chiquinho Conde ini dihuni oleh bintang-bintang yang merumput di liga top Eropa.
Dua sosok paling berbahaya yang wajib diwaspadai lini pertahanan Indonesia adalah:
-
Reinildo Mandava (Sunderland): Bek tangguh yang memiliki nilai pasar sekitar Rp86 miliar.
-
Geny Catamo (Sporting CP): Winger lincah yang menjadi pemain termahal di skuad Mozambik dengan banderol mencapai Rp347 miliar.
Jika nilai pasar kedua pemain ini digabungkan, angkanya menyentuh Rp433 miliar.
Nilai tersebut hampir menyaingi total harga pasar seluruh skuad Garuda yang berada di kisaran Rp533 miliar.
Target Poin FIFA
Laga melawan Mozambik dan Oman (peringkat 79 FIFA) menjadi kesempatan emas bagi pelatih John Herdman untuk mendongkrak posisi Indonesia di peringkat dunia.
Kemenangan atas kedua tim yang berada di sekitar dan dalam jajaran 100 besar ini akan memberikan tambahan poin yang signifikan bagi Merah Putih.
Pertemuan ini diprediksi akan menjadi ujian fisik dan taktik yang berharga bagi Jay Idzes dkk sebelum menghadapi turnamen-turnamen besar selanjutnya.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo