SOLOBALAPAN, BANDUNG — Persaingan memperebutkan mahkota juara BRI Super League 2025/2026 semakin mencekam.
Persib Bandung kini resmi kehilangan statusnya sebagai pemuncak klasemen setelah rival terdekatnya, Borneo FC Samarinda, sukses melakukan kudeta pada pekan ke-30.
Kemenangan tipis 1-0 yang diraih Pesut Etam atas Persik Kediri membuat mereka kini mengoleksi 69 poin.
Situasi ini memaksa Maung Bandung turun ke peringkat kedua dengan raihan 66 poin, namun masih memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak.
Misi Rebut Kembali Singgasana di Lampung
Kesempatan Persib untuk menyamai poin Borneo FC terbuka lebar malam ini.
Tim asuhan Bojan Hodak dijadwalkan menantang Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Gelandang asing Persib, Frans Putros, menegaskan bahwa timnya tidak boleh lagi terpeleset. Pemain asal Irak yang pernah mencicipi gelar juara di Liga Denmark ini menekankan pentingnya mentalitas pemenang di setiap laga tersisa.
"Kami harus berpikir sederhana. Setiap laga harus dimenangkan. Itu satu-satunya cara kalau ingin tetap berada di jalur juara," tegas Putros penuh optimisme.
Mengintip 5 Laga Penentu Takdir
Jalan menuju tangga juara bagi Persib dipastikan tidak akan mudah. Maung Bandung harus melewati jajaran "laga neraka" yang melibatkan tim-tim besar dan rival bebuyutan. Berikut adalah lima pertandingan sisa yang akan menentukan nasib Persib:
-
Bhayangkara FC (Malam ini)
-
PSIM Yogyakarta
-
Persija Jakarta (Duel Klasik)
-
PSM Makassar
-
Persijap Jepara
Ambisi Pribadi Frans Putros
Bagi Frans Putros, gelar juara musim ini memiliki arti yang sangat mendalam.
Setelah sukses meraih trofi bersama Silkeborg IF dan Viborg FF pada tahun 2014 silam, ia sangat berambisi mengulangi kesuksesan tersebut di tanah air bersama Persib Bandung.
Pengalamannya di Eropa diharapkan mampu menjadi suntikan mental bagi skuad Maung Bandung di saat-saat krusial seperti sekarang.
Kini, fokus seluruh penggawa Persib tertuju pada laga di Bandar Lampung. Kemenangan atas Bhayangkara FC bukan hanya soal tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa Maung Bandung masih menjadi kandidat terkuat peraih trofi musim ini.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo