Pelatih anyar skuad Garuda, John Herdman, resmi memanggil kiper utama Persis Solo, Muhammad Riyandi, untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta pada akhir Mei mendatang.
Pemanggilan ini memicu perdebatan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Pasalnya, secara statistik di liga domestik, Riyandi masih berada di bawah bayang-bayang kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, yang tampil fenomenal musim ini.
Statistik Kontras: Riyandi vs Teja Paku Alam
Hingga pekan ke-30 Super League 2025/2026, performa kedua kiper ini terlihat cukup mencolok di atas kertas:
-
Teja Paku Alam (Persib): Mencatatkan 16 clean sheet dari 26 laga dan membawa Maung Bandung di puncak klasemen.
-
Muhammad Riyandi (Persis): Kebobolan 40 gol dari 22 penampilan dan hanya mencatatkan 3 clean sheet.
Meski angka kebobolan cukup tinggi, John Herdman yang memantau langsung laga Persis vs Persija di GBK beberapa waktu lalu, tampaknya memiliki pertimbangan lain.
Faktor usia (26 tahun), potensi jangka panjang, serta kemampuan distribusi bola ditengarai menjadi alasan utama pelatih asal Inggris tersebut.
Pembelaan Kapten Persis Solo
Kapten Laskar Sambernyawa, Andrei Alba, memberikan pembelaan sekaligus apresiasi tinggi terhadap rekan setimnya tersebut.
Menurut Alba, kualitas Riyandi tidak bisa hanya dilihat dari angka statistik tim yang sedang berjuang di papan bawah.
“Kami sangat senang dengan pemanggilan dia. Selain memiliki kualitas yang sangat baik, dia adalah sosok yang rendah hati, bekerja keras, dan layak mendapatkan kesempatan ini.
Dia masih muda dan memiliki banyak potensi untuk menjadi kiper utama masa depan Indonesia,” ujar Andrei Alba kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (30/4/2026).
Alba menekankan bahwa Riyandi adalah pemain profesional yang tangguh secara mental.
Hal ini terbukti saat ia sempat tersisih oleh kiper asing Vukasin Vranes, namun mampu bangkit dan merebut kembali posisi utama dalam delapan laga terakhir.
Tanpa Kiper Eropa di Piala AFF
Menariknya, dalam daftar 23 pemain yang dipanggil, tidak ada nama kiper yang berkarier di Eropa seperti Maarten Paes (Ajax) atau Emil Audero (Cremonese).
John Herdman tampaknya ingin memaksimalkan talenta lokal untuk ajang tingkat Asia Tenggara ini.
Riyandi akan bersaing memperebutkan posisi nomor satu di bawah mistar dengan dua nama lainnya, yakni Nadeo Argawinata (Borneo FC) dan kiper muda potensial Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta).
Daftar 23 Pemain TC Timnas Indonesia (26-30 Mei 2026):
Berikut adalah jajaran pemain yang akan dipersiapkan untuk ASEAN Championship 2026:
Kiper:
-
Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
-
Muhammad Riyandi (Persis Solo)
-
Nadeo Argawinata (Borneo FC)
Belakang:
-
Alfahrezzi Buffon, Brian Fatari, Fajar Fathurrahman, Muhammad Ferarri, Shayne Pattynama (Persija), Wahyu Prasetyo, Yance Sayuri.
Tengah:
-
Marselino Ferdinan (AS Trencin), Arkhan Fikri, Egy Maulana Vikri, Marc Klok (Persib), Ricky Kambuaya, Rivaldo Pakpahan, Thom Haye (Persib), Witan Sulaeman (Persija).
Depan:
-
Hokky Caraka, Eksel Runtukahu, Jens Raven (Bali United), Rizky Eka Pratama, Saddil Ramdani.
(hj/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo