SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Persaingan memperebutkan mahkota juara BRI Super League 2025/2026 semakin membara.
Persib Bandung kini tersalip Borneo FC Samarinda di puncak klasemen dengan selisih 3 poin.
Meskipun Maung Bandung saat ini masih berhak duduk di singgasana tertinggi karena keunggulan head-to-head, posisi tersebut jauh dari kata aman.
Dengan hanya menyisakan lima laga penentu, satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi ambisi juara tim kebanggaan Bobotoh.
Sergio Castel: "Haram Hukumnya Melakukan Kesalahan"
Penyerang asing andalan Persib, Sergio Castel, menyadari betul tekanan besar yang sedang menghimpit timnya.
Pemain asal Spanyol tersebut menegaskan sebuah larangan besar bagi rekan-rekannya: Dilarang keras membuang poin.
Baginya, di fase krusial seperti ini, performa cantik bukan lagi prioritas utama, melainkan hasil akhir yang nyata.
"Fokus kami ialah menang, tak peduli bagaimana caranya, kami hanya perlu menang, memastikan diri jadi juara. Kami sudah kehilangan kesempatan untuk melakukan kesalahan sekarang," tegas Castel dengan nada optimis.
Sapu Bersih 5 Laga Terakhir
Target Persib kini sangat spesifik, yaitu menyapu bersih 15 poin dari lima pertandingan tersisa.
Castel menilai konsistensi Borneo FC sepanjang musim adalah ancaman nyata yang harus dijawab dengan performa tanpa cela di lapangan.
Pemain berusia 31 tahun itu meminta seluruh elemen tim untuk menjaga fokus dan tidak terlena dengan status pemuncak klasemen saat ini.
Baginya, status tersebut belum menjamin trofi selama kompetisi belum benar-benar berakhir.
Tantangan Berikutnya: Bhayangkara Presisi Lampung FC
Ujian terdekat Persib untuk mempertahankan posisi puncak akan tersaji pada laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Kamis (30/4/2026).
Pertandingan ini akan menjadi pembuktian apakah mentalitas "haram kalah" yang dicanangkan Sergio Castel mampu diterjemahkan dengan baik oleh skuad asuhan Bojan Hodak.
Jika mampu melewati hadangan Bhayangkara, langkah Persib menuju tangga juara akan semakin terbuka, sekaligus memberikan tekanan balik kepada Borneo FC yang terus mengintai di posisi kedua.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo