Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Janjikan Bonus Rp5 Miliar untuk Persib Bikin Bobotoh Protes 'Shut Up KDM', Begini Respons Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 26 April 2026 | 16:39 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa warga di acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga Edisi 15, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2025).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

SOLOBALAPAN, BANDUNG — Pertandingan antara Persib Bandung vs Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026), menyisakan cerita menarik di luar lapangan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendapatkan protes keras dari suporter tuan rumah melalui banner bertuliskan "Shut Up KDM" yang membentang di tribune timur.

Protes tersebut diduga merupakan bentuk reaksi Bobotoh terhadap pernyataan Dedi sebelumnya yang mengungkap aliran dana bonus miliaran rupiah untuk tim Maung Bandung.

Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu memberikan respons santai melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (26/4/2026).

Baca Juga: Kedermawanan Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta, Pilih Serahkan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Terima Kasih Kepada Bobotoh

Bukannya tersinggung, Dedi Mulyadi justru menyampaikan rasa terima kasih kepada Bobotoh.

Ia menilai aksi tersebut merupakan pengingat agar marwah sepak bola tetap profesional dan terbebas dari kepentingan politik.

"Dari spanduk tersebut saya yakin didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik. Saya ucapkan terima kasih saya sudah diingatkan," ungkap Dedi Mulyadi.

Asal-usul Bonus Rp5 Miliar dari Maruarar Sirait

Dedi juga memberikan klarifikasi mengenai polemik bonus yang sempat ia singgung.

Ia menjelaskan bahwa perbincangan bonus tersebut berawal dari pertemuan dirinya bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dengan jajaran manajemen Persib.

Dalam pertemuan itu, Maruarar Sirait atau Bang Ara berniat memberikan dukungan finansial sebesar Rp5 miliar guna memotivasi Persib meraih hattrick juara.

"Bang Ara menyampaikan akan memberikan bonus masing-masing Rp1 miliar untuk 5 pertandingan tandang tersisa. Total Rp5 miliar sebagai bentuk supporting yang tinggi," jelas Dedi.

Dalih Transparansi di Balik "Bocoran" Bonus

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan bahwa ia sempat menanyakan regulasi kepada manajemen Persib mengenai legalitas pemberian bonus dari pejabat.

Setelah pihak manajemen menyatakan tidak ada pelanggaran aturan, barulah pembicaraan tersebut berlanjut.

Meskipun Maruarar Sirait meminta agar pemberian bonus tersebut dirahasiakan, Dedi memilih untuk mengungkapnya ke publik dengan alasan transparansi.

Ia ingin publik mengetahui adanya aliran dana yang masuk sebagai bentuk kecintaan terhadap klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.

"Meskipun Bang Ara menyampaikan tidak usah disampaikan kepada publik, saya sebagai orang yang selalu menjunjung tinggi transparansi merasa hal ini harus diketahui masyarakat luas," tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi mengajak Bobotoh untuk menyudahi polemik ini dan kembali fokus memberikan dukungan penuh kepada Persib di sisa laga krusial demi mengamankan gelar juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Shut Up KDM #persib #dedi mulyadi #bobotoh #gubernur jabar