SOLOBALAPAN, JAKARTA - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan rumor kembalinya sang idola, Shin Tae-yong (STY), ke kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
Kabar ini beredar luas setelah performa Timnas U-17 di bawah asuhan Kurniawan Dwi Yulianto dinilai kurang memuaskan di ajang ASEAN U-17 Championship 2026.
Namun, kabar tersebut dipastikan hanya isapan jempol belaka.
PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan jawaban tegas untuk meredam spekulasi yang disebarkan oleh akun-akun atau media tak bertanggung jawab (media homeless).
PSSI Tegaskan Isu STY adalah Hoax
Sumardji mengaku geram dengan maraknya pemberitaan tanpa konfirmasi yang hanya mengejar sensasi.
Saat dikonfirmasi, ia menyatakan dengan singkat dan padat bahwa isu kembalinya STY tidaklah benar.
"Hoax," kata Sumardji melalui sambungan telepon, Minggu (19/4/2026).
Pihak federasi menyayangkan tindakan media-media tertentu yang memanfaatkan kerinduan suporter terhadap STY—yang masa jabatannya telah berakhir sejak Januari 2025—untuk menciptakan kegaduhan di tengah proses transisi kepelatihan saat ini.
Kepercayaan Penuh pada John Herdman
Saat ini, Timnas Indonesia senior dan kategori U-23 berada di bawah komando pelatih asal Inggris, John Herdman.
Meskipun era Patrick Kluivert sebelumnya gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026, PSSI kini menaruh harapan besar pada Herdman untuk proyek jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.
"Pelatih John Herdman sudah bagus, kenapa ditanya terus Shin Tae-yong," tambah Sumardji, menekankan bahwa fokus federasi saat ini adalah mendukung penuh program pelatih baru.
Struktur Kepelatihan Timnas Saat Ini (April 2026)
Guna menghindari simpang siur informasi, berikut adalah daftar resmi nakhoda skuad Garuda di berbagai level umur:
-
Timnas Senior & U-23: John Herdman (Fokus kualifikasi Piala Dunia 2030).
-
Timnas U-20: Nova Arianto.
-
Timnas U-17: Kurniawan Dwi Yulianto (Masih dalam tahap evaluasi pasca ASEAN U-17).
-
Garuda Academy (U-13 & U-15): David Nascimento (Pelatih asal Portugal).
Pesan untuk Suporter
PSSI meminta masyarakat dan pecinta sepak bola nasional untuk tidak mudah percaya pada narasi yang dibangun oleh media-media yang tidak kredibel.
Federasi menegaskan bahwa setiap pergantian atau penunjukan pelatih baru akan diumumkan secara resmi melalui saluran komunikasi PSSI, bukan melalui rumor di media sosial.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo