GRESIK, SOLOBALAPAN.COM – Garuda Muda langsung tancap gas! Timnas Indonesia U-17 membuka kiprah di ASEAN U-17 Championship 2026 dengan kemenangan telak 4-0 atas Timor Leste di Stadion Gelora Joko Samudro, Senin (13/4/2026) malam.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tapi juga pernyataan tegas: Indonesia datang sebagai kekuatan yang siap berburu gelar!
Pelatih kepala Kurniawan Dwi Yulianto pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia memuji mentalitas bertanding anak asuhnya yang tampil agresif sejak menit pertama hingga peluit akhir.
“Dava adalah salah satu pemain yang punya kemampuan individu yang bagus dan tentunya sangat membanggakan,” ujar Kurniawan dalam konferensi pers usai laga.
Sorotan utama tentu tertuju pada gol salto spektakuler Dava Yunna di menit ke-42—sebuah momen magis yang menggetarkan stadion.
Menurut Kurniawan, gol tersebut bukan hanya menunjukkan kualitas individu pemain, tetapi juga menjadi momen emosional karena Dava memiliki kedekatan dengan Surabaya sebagai pemain muda Persebaya.
“Surabaya adalah rumah dia juga, jadi ini hadiah untuk Surabaya,” tambahnya.
Dominasi Total Garuda Muda
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Taichiev Mederbek, Indonesia langsung menguasai jalannya pertandingan. Tekanan demi tekanan dilancarkan lewat trio lini depan Dava Yunna, Mochamad Mierza, dan Pandu Aryo.
Baca Juga: Belajar Idealisme Melalui Soe Hok Gie dalam Buku Catatan Seorang Demonstran
Hasilnya langsung terlihat cepat. Pada menit ke-6, Putu Ekayana membuka keunggulan setelah memanfaatkan kemelut dari situasi sepak pojok. Gol tersebut menjadi pembuka pesta gol Indonesia.
Tak butuh waktu lama, Ekayana kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17, menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Garuda Muda semakin tak terbendung. Ridho menambah penderitaan Timor Leste lewat gol di menit ke-37 sebelum akhirnya Dava Yunna menutup babak pertama dengan gol salto spektakuler di menit ke-42.
Skor 4-0 bertahan hingga turun minum—sebuah dominasi mutlak!
Gol Spontan yang Jadi Kenyataan
Dava Yunna mengungkapkan bahwa gol salto yang ia cetak terjadi secara spontan, bahkan sempat diawali candaan dari rekan-rekannya sebelum pertandingan.
“Iya, tadi sebelum berangkat teman-teman sempat bilang nanti golin salto, terus bisa kejadian,” kata Dava sambil tersenyum.
Ia menegaskan tidak ada inspirasi khusus dalam momen tersebut—semua terjadi begitu saja saat peluang datang.
Dava juga mengakui dukungan suporter di stadion menjadi energi tambahan yang membuat dirinya dan tim tampil lebih percaya diri.
Bangkit dari Hasil Buruk
Kemenangan ini terasa spesial. Pasalnya, sebelumnya Garuda Muda sempat mengalami hasil kurang memuaskan dalam rangkaian uji coba internasional di Thailand.
Namun di Gresik, mereka menjawab keraguan dengan performa solid, tajam, dan penuh determinasi.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa Timnas Indonesia U-17 siap bersaing dan melangkah jauh di Piala AFF U-17 2026.
Pesan untuk Generasi Muda
Di akhir, Dava juga menyampaikan pesan inspiratif bagi para pemain muda di seluruh Indonesia.
“Untuk teman-teman tetap semangat, jangan menyerah dan terus kerja keras,” tuturnya.
Dengan start meyakinkan ini, Garuda Muda kini menatap laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi—dan satu target pasti: terus menang! (an)
Editor : Andi Aris Widiyanto