SOLOBALAPAN, JAKARTA - Teka-teki siapa sosok tangguh yang akan mengawal gawang Persija Jakarta hingga akhir musim mulai menemui titik terang.
Setelah memberikan kesempatan debut kepada kiper naturalisasi Cyrus Margono, pelatih Mauricio Souza tampaknya kembali pada pilihan utamanya, Carlos Eduardo.
Keputusan ini diambil setelah debut Cyrus saat melawan Bhayangkara FC pada 5 April 2026 lalu berakhir kurang memuaskan dengan kekalahan 2-3.
Dalam laga tersebut, kiper kelahiran Amerika Serikat itu dinilai kurang sigap dalam mengantisipasi dua gol dari Moussa Sidibe.
Eduardo Kembali, Persija Langsung Cleansheet
Pada laga pekan ke-27 menghadapi Persebaya Surabaya, Sabtu (11/4/2026), Mauricio Souza memilih untuk mencadangkan Cyrus dan mengembalikan Carlos Eduardo ke bawah mistar.
Hasilnya terbukti ampuh; Persija sukses menang telak 3-0 dan mencatatkan cleansheet.
Meski demikian, Souza menegaskan bahwa keputusannya tidak bermainnya Cyrus bukan semata-mata karena performa buruk di laga debut, melainkan karena status Eduardo sebagai kiper inti yang memang sudah teruji.
"Hari ini dia (Cyrus) tidak main, tapi bukan karena laga sebelumnya. Yang akan main adalah Eduardo, karena dia pemain inti," tegas Mauricio Souza.
Souza Pasang Badan untuk Cyrus Margono
Walaupun Cyrus kini kembali menghuni bangku cadangan, pelatih berkebangsaan Brasil tersebut meminta para pendukung Macan Kemayoran untuk tidak memberikan kritik berlebihan kepada sang kiper muda.
Souza meyakini bahwa Cyrus masih memiliki potensi besar di masa depan.
"Saya harap Cyrus tidak dikritik karena satu pertandingan saja. Dia punya potensi luar biasa. Saya tidak melihat dia tampil buruk seperti yang dibicarakan orang," ujar Souza membela anak asuhnya.
Statistik Persaingan Kiper Persija Musim 2025/2026
Hingga pekan ke-27, persaingan di posisi penjaga gawang Persija cukup dinamis:
| Nama Kiper | Jumlah Penampilan | Status |
| Carlos Eduardo | 19 Laga | Kiper Utama |
| Andritany Ardhiyasa | 8 Laga | Legenda / Pelapis |
| Cyrus Margono | 1 Laga | Kiper Ketiga / Potensi Masa Depan |
Cyrus Margono kemungkinan besar akan membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan ritme sepak bola Indonesia.
Masa pramusim mendatang diprediksi akan menjadi kunci bagi eks pemain Liga Kosovo ini untuk benar-benar memahami atmosfer kompetisi di tanah air.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo