Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persipura Jayapura Tempel Ketat PSS Sleman, Manajer Mutiara Hitam Serahkan Nasib Promosi ke Super League di Tangan Tuhan

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 10 April 2026 | 20:35 WIB
Skuad Persipura Jayapura.
Skuad Persipura Jayapura.

 

SOLOBALAPAN, JAYAPURA - Tim kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura, kini berada di ambang pintu kembalinya mereka ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Setelah empat tahun berjuang di kasta kedua sejak musim 2022/2023, tim berjuluk Mutiara Hitam ini memiliki peluang emas untuk promosi ke Super League 2026/2027.

Saat ini, anak asuh pelatih Rahmad Darmawan menduduki peringkat kedua klasemen sementara Grup Timur Championship 2025/2026 dengan koleksi 46 poin, hanya terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen, PSS Sleman.

Fokus Sapu Bersih Empat Laga Krusial

Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa seluruh elemen tim sedang bekerja ekstra keras untuk mengamankan poin penuh di sisa kompetisi.

Baca Juga: Skenario PSS Sleman Juara Liga 2 2025/2026: Wajib Libas Barito Putera dan Berharap Tuah Persela Lamongan, Ini Hitung-hitungan Poinnya

Persipura diwajibkan menyapu bersih kemenangan di empat pertandingan terakhir guna menjaga asa lolos otomatis atau melalui babak play-off.

Berikut adalah jadwal empat laga "final" Persipura Jayapura:

Berserah Diri Setelah Berusaha Maksimal

Meski optimisme meluap, Owen Rahadiyan tetap merendah dan menyerahkan hasil akhir perjuangan timnya kepada Tuhan. Baginya, tugas manusia adalah berusaha, sementara ketetapan berada di tangan Sang Pencipta.

"Peluangnya masih sangat terbuka dan cukup besar. Namun hasil akhirnya kami serahkan kepada Tuhan," ungkap Owen, Jumat (10/4/2026). Ia juga mengapresiasi loyalitas pemain senior seperti Boaz Solossa dkk yang terus konsisten memberikan kemampuan terbaik demi mengembalikan kejayaan sepak bola Papua.

Evaluasi dan Kekuatan Tim

Manajemen juga menyoroti adaptasi pemain asing yang baru bergabung di tengah musim.

Meskipun beberapa di antaranya belum tampil penuh, kontribusi positif mulai terlihat dalam beberapa laga terakhir. 

Owen menegaskan bahwa ia tidak akan menyalahkan kegagalan individu karena sepak bola adalah kerja kolektif.

"Bahkan pemain besar seperti Cristiano Ronaldo atau Messi pun punya masa naik turun. Fokus kami adalah memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada tim," tutupnya.

Profil Tokoh: Owen Rahadiyan

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Mutiara Hitam #Super League #promosi #persipura jayapura #pss sleman