SOLOBALAPAN.COM – Pujian setinggi langit dari bintang LOSC Lille, Calvin Verdonk, ternyata menjadi bahan bakar baru bagi Dony Tri Pamungkas.
Bek sayap muda Persija Jakarta ini mengaku sangat termotivasi untuk mewujudkan harapan seniornya tersebut: berkarier di kompetisi Eropa.
Menanggapi pernyataan Verdonk usai gelaran FIFA Series 2026, Dony menegaskan bahwa dirinya tidak ingin sekadar besar kepala, melainkan menjadikannya pelecut semangat untuk terus berkembang.
Motivasi dari Senior di Liga Prancis
Dony mengungkapkan bahwa selama berseragam Merah Putih di ajang FIFA Series, ia banyak mencuri ilmu dari Verdonk.
Dony bercerita bahwa mereka berdua sering berbincang mengenai kerasnya atmosfer sepak bola di Benua Biru.
"(Dorongan untuk berkarier di liga-liga Eropa) itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya," ujar Dony Tri Pamungkas kepada awak media di Jakarta, dikutip dari JawaPos.com, Rabu (1/4/2026).
Salah satu pesan Verdonk yang paling membekas bagi Dony adalah soal kepercayaan diri.
"Dia (Calvin Verdonk) bilang kepada saya untuk bermain seperti saat latihan, bermain lepas, dan tidak perlu merasa lebih rendah dari pemain lain," imbuhnya.
Baca Juga: Usai FIFA Series, Ini Kalender Lengkap Timnas Indonesia 2026: Ambisi Kawinkan Dua Gelar Juara ASEAN!
Fokus 'Step-by-Step' di Persija
Meski mimpi ke Eropa sudah di depan mata, pemain berusia 21 tahun ini tetap menginjak bumi.
Dony sadar betul bahwa tiket menuju Eropa hanya bisa didapat jika ia tampil konsisten bersama Persija Jakarta di BRI Super League.
Ia tidak ingin terburu-buru dan memilih fokus membuktikan kualitasnya di kompetisi domestik agar tetap masuk dalam radar pantauan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
"Saya fokus step by step dulu. Setelah ini saya fokus ke klub dan ke diri saya sendiri untuk terus memberikan yang terbaik di liga. Karena kalau saya tidak bisa memberikan yang terbaik di liga, tidak mungkin juga bisa dipilih (ke Timnas)," tegas Dony.
Buktikan Kualitas untuk Pikat Klub Eropa
Dony memahami bahwa untuk menembus pasar Eropa, ia harus memiliki nilai jual yang tinggi.
Dengan 18 penampilan dan lebih dari 1.300 menit bermain musim ini, Dony sudah berada di jalur yang benar.
Dukungan dari pemain kaliber Eropa seperti Verdonk setidaknya menjadi sinyal bahwa kualitas teknis Dony sudah "masuk radar" pemain level dunia.
Kini tinggal masalah konsistensi dan keberanian untuk mengambil langkah besar saat tawaran itu benar-benar datang. (dam)
Editor : Damianus Bram