Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Khidmat! Rayakan Ultah ke-25, Panser Biru Ziarah ke Makam Dirigen Legendaris Kirun

Damianus Bram • Kamis, 26 Maret 2026 | 15:25 WIB
Perwakilan Panser Biru nyekar ke makam Kirun. (Dok. Wareng)
Perwakilan Panser Biru nyekar ke makam Kirun. (Dok. Wareng)

SOLOBALAPAN.COM – Kelompok suporter fanatik PSIS Semarang, Panser Biru, merayakan hari ulang tahun ke-25 dengan cara yang penuh makna.

Tak ada pesta pora berlebihan, para pengurus justru memilih untuk mengenang jasa para pendahulu dengan berziarah ke makam dirigen legendaris mereka, yakni Edi Purnomo atau yang akrab disapa Kirun.

Momen spesial yang jatuh pada 25 Maret 2026 ini menjadi ajang refleksi bagi organisasi suporter yang kini telah menginjak usia seperempat abad.

Baca Juga: Hilal Pemain Baru John Herdman: Luke Vickery Akui Sudah Dikontak PSSI, Punya Darah Medan dari Sang Nenek

Mengenang Sosok Kirun: Sang Pembakar Semangat Tribun

Bagi publik Semarang, khususnya para suporter PSIS, nama Kirun adalah seorang legenda.

Ia merupakan dirigen yang dikenal mampu membakar semangat ribuan suporter di tribun saat Laskar Mahesa Jenar bertanding.

Namun, sosok ikonik ini harus berpulang pada 21 Juni 2013 silam setelah berjuang melawan penyakit diabetes dan gangguan liver.

Meskipun telah tiada, semangatnya tetap hidup di hati para anggota Panser Biru.

Ketua Umum Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng, memimpin langsung kegiatan ziarah di pemakaman wilayah Ngaliyan, Kota Semarang.

Hadir pula sejumlah pengurus inti seperti Ris Hertanto dan Muamar Arif Setyawan.

“Ndolani Kirun, anniversary 25 tahun Panser Biru,” tulis Wareng dalam unggahan emosional di akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng.

Tradisi 'Nyekar' dan Menjaga Warisan Loyalitas

Kegiatan ziarah ke makam para sesepuh merupakan agenda rutin tahunan Panser Biru setiap kali merayakan hari jadi.

Selain makam Kirun, para pengurus juga menyempatkan diri untuk nyekar ke sejumlah tokoh Panser Biru lainnya yang telah wafat di berbagai wilayah Semarang.

Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa kejayaan Panser Biru saat ini tidak lepas dari kontribusi dan pengorbanan para pendahulu.

Nilai kebersamaan dan loyalitas yang mereka tanamkan menjadi pondasi kuat bagi generasi sekarang.

Tagline Baru: 'Neve2 5urender'

Di usia yang ke-25 ini, Panser Biru juga merilis tagline baru yang sarat makna, yakni “Neve2 5urender”.

Tagline ini mencerminkan semangat pantang menyerah (never surrender) yang telah menjadi identitas kelompok suporter ini sejak berdiri pada 25 Maret 2001.

Kini, Panser Biru telah bertransformasi menjadi salah satu kelompok suporter terbesar di Indonesia.

Dukungan mereka terhadap PSIS Semarang tetap konsisten, baik saat tim berada di masa sulit maupun ketika meraih prestasi gemilang.

Perayaan 25 tahun ini membuktikan bahwa loyalitas sejati tidak hanya bergema di tribun stadion, tetapi juga abadi dalam ingatan terhadap mereka yang telah berjasa membangun fondasi cinta untuk PSIS Semarang. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Dirigen #suporter #panser biru #psis #wareng #semarang #kirun