Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Jersey Baru Timnas Indonesia Besutan Kelme Tuai Kritik Pedas, Benarkah Mirip Seragam Badminton?

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 13 Maret 2026 - 17:10 WIB

Jersey Baru Timnas Indonesia.
Jersey Baru Timnas Indonesia.

SOLOBALAPAN, JAKARTA - Timnas Indonesia secara resmi memperkenalkan seragam tempur terbaru hasil kolaborasi dengan jenama olahraga asal Spanyol, Kelme, pada Jumat (13/3/2026) malam WIB.

Peluncuran yang berlangsung di Jakarta ini memperkenalkan jersey kandang, tandang, hingga seragam penjaga gawang yang akan mulai digunakan dalam ajang FIFA Series 2026 mendatang.

Kelme mengklaim bahwa desain kali ini mengusung semangat nostalgia dengan mengambil inspirasi dari kejayaan Skuad Garuda pada tahun 1999.

Namun, alih-alih mendapatkan sambutan hangat, peluncuran ini justru memicu gelombang kritik dan perdebatan panas di kalangan pecinta sepak bola tanah air di media sosial.

Kritik Pedas Warganet: Disebut Lebih Cocok untuk Badminton

Tak lama setelah foto-foto jersey tersebut beredar luas, warganet langsung membanjiri kolom komentar dengan berbagai kritik tajam, terutama pada desain jersey kandang yang berwarna merah.

Banyak pengguna internet menilai bahwa motif dan potongan jersey tersebut tidak merepresentasikan identitas sepak bola, melainkan lebih mirip dengan seragam atlet bulu tangkis atau badminton.

Baca Juga: Timnas Indonesia Berpeluang Gantikan Slot Iran di Piala Dunia 2026? Cek Fakta dan Skenario Logisnya

Salah satu akun, @its_me_rna, menuliskan pendapatnya yang viral, "Klo soal bagus biasanya subjektif, tapi soal jelek biasanya mutlak. Btw jerseynya kayak jersey badminton."

Sentimen negatif ini terus bergulir dengan munculnya berbagai komentar unik lainnya.

Motif garis-garis putih tipis yang ada pada bagian dada jersey menjadi sasaran empuk sindiran warganet.

Alih-alih melihatnya sebagai elemen artistik, beberapa akun justru menyebut garis tersebut dengan nada satir.

Akun @danuwijaya0 misalnya, menulis bahwa garis putih tersebut melambangkan "garis kemiskinan," sebuah komentar yang kemudian memicu banyak respons kocak namun miris dari netizen lainnya.

Sorotan Dunia dan Kemiripan dengan Jersey Chelsea

Kritik terhadap jersey besutan Kelme ini ternyata tidak hanya datang dari pendukung lokal, tetapi juga menarik perhatian akun internasional.

Akun X populer asal Jerman, @Footy_Headlines, yang dikenal sering membocorkan dan mengulas jersey sepak bola dunia, memberikan komentar singkat namun menohok.

Melalui unggahannya, mereka menyebut desain jersey terbaru Indonesia tersebut sebagai sebuah lelucon (joke).

Hal ini tentu menambah daftar panjang rapor merah di mata netizen terkait estetika seragam baru tim nasional.

Selain itu, warganet juga menemukan kemiripan yang mencolok antara jersey kandang Indonesia dengan seragam utama klub Inggris, Chelsea, pada musim 2018/2019.

Beberapa penggemar sepak bola bahkan berinisiatif mengedit foto jersey tersebut dengan menambahkan sponsor utama Chelsea kala itu untuk membuktikan betapa miripnya pola garis yang digunakan Kelme.

"Dan bagian garis putih misal ditipisin lagi langsung mirip motifnya Chelsea," tulis akun X @kamar_agung yang turut meramaikan perbincangan.

Debut di Stadion Gelora Bung Karno

Meski tengah diterpa isu miring terkait desain, jersey terbaru ini dijadwalkan akan tetap melakoni debut perdananya di lapangan hijau pada 27 Maret 2026.

Baca Juga: John Herdman Gunakan Skema 3-4-2-1, Begini Prediksi Line Up Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK

Skuad Garuda akan mengenakan seragam baru ini saat menjamu tim Saint Kitts and Nevis dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pertandingan tersebut akan menjadi pembuktian pertama apakah jersey ini mampu memberikan keberuntungan bagi performa pemain di lapangan atau justru tetap menjadi bahan perbincangan negatif.

Pihak federasi maupun Kelme sendiri diharapkan dapat segera memberikan tanggapan atau penjelasan lebih mendalam mengenai filosofi desain yang sebenarnya agar spekulasi liar di masyarakat tidak semakin meluas.

Bagi banyak penggemar, kenyamanan pemain tentu menjadi prioritas utama, namun aspek visual tetap dianggap penting sebagai simbol kebanggaan negara di kancah internasional. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#badminton #timnas indonesia #jersey #tuai kritik pedas #kelme