SOLOBALAPAN.COM – Nama Allano Lima kini tengah menjadi sorotan utama di kancah BRI Super League 2025–2026.
Bukan hanya karena kepiawaiannya mengobrak-abrik pertahanan lawan, melainkan karena catatan disiplinnya yang mencolok sebagai kolektor kartu kuning terbanyak sejauh ini.
Hingga pekan ini, winger andalan Persija Jakarta asal Brasil tersebut telah mengantongi total 12 kartu kuning.
Angka ini menempatkannya di posisi puncak daftar pemain paling "hobi" diparkir wasit, melampaui nama-nama bek keras lainnya.
Curhat Pilu: "Saya Bukan Orang Suci"
Melalui akun Instagram pribadinya, Allano Lima meluapkan kegelisahannya. Ia merasa ada stereotipe negatif yang mulai terbentuk terhadap dirinya di lapangan hijau.
“Saya bukan orang suci. Saya manusia biasa. Apa yang berulang kali terjadi sangat menakutkan bagi saya. Apa pun yang saya lakukan, saya dihukum dengan kartu kuning,” tulis Allano di akun @allanolima07, Rabu (25/2/2026).
Pemain kelahiran Rio de Janeiro ini mengaku frustrasi karena merasa sering mendapatkan hukuman meskipun dirinya yang menjadi korban pelanggaran.
Menyinggung Isu Warna Kulit
Kegelisahan Allano merembet ke isu yang lebih sensitif. Ia menduga adanya perlakuan berbeda dari pengadil lapangan berdasarkan identitas fisik.
“Mungkin jika kulit saya berwarna putih, saya tidak akan diperlakukan seperti ini. Saya tidak menyerang siapa pun hingga pantas menerima begitu banyak kartu yang tidak perlu. Bagi orang kulit hitam, segalanya lebih sulit, dan itu nyata,” tegasnya dengan nada pedih.
Kontradiksi Statistik: Ganas di Depan, Keras di Tengah
Meski dicap sebagai pemain "nakal", kontribusi Allano untuk Macan Kemayoran sebenarnya sangat vital.
Dalam 21 laga, ia sukses mencatatkan 6 gol dan 7 assist. Sebuah angka yang membuktikan kelasnya sebagai motor serangan Persija.
Namun, pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui bahwa emosi Allano masih menjadi pekerjaan rumah besar.
"Kami sudah berbicara dengannya agar bisa mengontrol diri. Dia punya energi luar biasa dan selalu ingin memberikan yang terbaik," ujar Coach Mauricio menyikapi situasi anak asuhnya.
Absen Lawan Dewa United
Akibat kartu kuning terbaru yang didapat saat melawan Borneo FC di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) lalu, Allano dipastikan harus absen karena akumulasi kartu.
Ia tidak akan memperkuat Persija saat menjamu Dewa United pada 15 Maret mendatang. (dam)
Daftar Pemain Kolektor Kartu Kuning Terbanyak (Update 6 Maret 2026):
- Allano Lima (Persija Jakarta): 12 Kartu.
- Carlos Franca (Persijap Jepara): 9 Kartu.
- Ricky Kambuaya (Dewa United): 9 Kartu.
- Jose Cleylton (Persis Solo): 8 Kartu.
- Reva Adi Utama (PSIM Jogjakarta): 8 Kartu.
Data Tim dengan Kartu Kuning Terbanyak:
- Bhayangkara Presisi Lampung FC: 77 Kartu.
- PSM Makassar: 71 Kartu.
- Persija Jakarta: 67 Kartu.