SOLOBALAPAN.COM – Hasil imbang 2-2 kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) memang menyisakan rasa kecewa bagi skuad Persib Bandung.
Namun, di balik hilangnya dua poin tersebut, Maung Bandung tetap mengukuhkan statusnya sebagai tim dengan lini pertahanan terbaik di Super League 2025/2026.
Hingga pekan ke-24, anak asuh Bojan Hodak ini terbukti menjadi tim yang paling sulit ditembus oleh lawan-lawannya.
Statistik 'Tembok Cina' Maung Bandung
Kedisiplinan taktik Bojan Hodak membuahkan hasil manis dalam angka. Persib tercatat hanya kebobolan 13 gol dari 23 pertandingan.
Jika dirata-rata, gawang Persib hanya kemasukan 0,57 gol per laga. Angka ini jauh mengungguli rival-rival berat lainnya di papan atas.
Daftar 5 Tim Pertahanan Terbaik Super League 2025/2026:
| No | Nama Klub | Pertandingan | Kebobolan | Rata-rata/Laga |
| 1 | Persib Bandung | 23 | 13 | 0,57 |
| 2 | Persija Jakarta | 24 | 21 | 0,88 |
| 3 | Persita Tangerang | 24 | 23 | 0,96 |
| 4 | Borneo FC | 23 | 23 | 1,00 |
| 5 | Persebaya Surabaya | 24 | 25 | 1,04 |
Move On dan Fokus Persik Kediri
Gelandang andalan Persib, Marc Klok, mengakui seluruh tim merasa terpukul gagal menang di Surabaya.
Namun, kapten bernomor punggung 23 ini langsung mengajak rekan-rekannya untuk melakukan evaluasi dan mengalihkan fokus ke laga selanjutnya.
Persib dijadwalkan menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Senin (9/3/2026).
Laga ini menjadi momentum emas bagi lini belakang Persib untuk kembali mencatatkan clean sheet di hadapan Bobotoh.
"Fokus pertandingan selanjutnya. Kami harus menang untuk menjaga jarak dari pesaing," tegas Marc Klok, Kamis (5/3/2026).
Keunggulan GBLA dan Dukungan Bobotoh
Bermain di kandang sendiri akan menjadi modal psikologis yang kuat.
Konsistensi koordinasi antara Nick Kuipers dkk diharapkan kembali ke level terbaiknya untuk meredam agresivitas serangan Macan Putih (julukan Persik Kediri).
Atmosfer GBLA diyakini akan menjadi energi tambahan untuk menjaga rekor pertahanan terbaik ini tetap bertahan hingga akhir musim. (dam)
Editor : Damianus Bram