SOLOBALAPAN.COM – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi memulai lembaran baru kariernya di Eropa dengan penampilan heroik.
Dalam laga debutnya bersama Ajax Amsterdam melawan NEC Nijmegen di Amsterdam Arena, Minggu (22/2/2026), Paes sukses mencuri perhatian lewat performa solid di bawah mistar.
Laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut menjadi sangat emosional bagi Maarten Paes.
Pasalnya, ia harus berhadapan dengan klub tanah kelahirannya, NEC Nijmegen, yang pernah ia bela selama enam tahun pada periode 2012-2018.
Tembok Kokoh di Amsterdam Arena
Media ternama Belanda, Voetball International, memberikan sorotan khusus pada debut kiper berusia 27 tahun ini.
Paes tercatat melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menjaga gawang De Godenzonen dari kekalahan:
- Tepis Roket Kapten NEC: Paes berhasil menepis tembakan jarak jauh dari kapten lawan yang meluncur deras tepat di atas mistar gawang.
- 7 Penyelamatan Penting: Sepanjang pertandingan, Paes melakukan tujuh kali penyelamatan gemilang, termasuk meredam ancaman dari Tjaronn Cherry dan barisan penyerang NEC lainnya.
- Rating Tinggi: Situs analisis sepak bola Footmob memberikan rating 7 atas penampilan konsistennya sepanjang laga.
Profesionalisme di Tengah Nostalgia
Menghadapi mantan klub yang membesarkan namanya memberikan kesan mendalam bagi Paes.
Namun, ia membuktikan profesionalismenya dengan tetap tampil fokus, terutama saat NEC melancarkan tekanan hebat di menit-menit akhir pertandingan.
"Menghadapi mantan klubnya memberikan sebuah rasa tersendiri bagi kiper 27 tahun ini, namun penampilan mantapnya memperkuat posisi Paes sebagai kiper andalan yang bisa diandalkan".
Awal Perjalanan Elite
Hasil imbang ini menjaga posisi Ajax di papan atas klasemen Eredivisie Belanda. Bagi publik Indonesia, bersinarnya Paes di salah satu klub paling elite di Eropa ini merupakan sinyal positif bagi kekuatan lini pertahanan Timnas Indonesia di masa depan.
Melihat Maarten Paes tampil reguler di Ajax adalah berita luar biasa bagi Timnas Indonesia.
Pengalaman menghadapi penyerang-penyerang top di Eredivisie akan membuat mentalitasnya semakin terasah saat mengawal gawang Garuda di kualifikasi Piala Dunia mendatang. (dam)
Editor : Damianus Bram