SOLOBALAPAN.COM – Menanggapi situasi sulit yang tengah dialami tim, manajemen PSIS Semarang melalui Sekretaris Tim, Wafa Amri, merilis pernyataan resmi lewat akun Instagram @psisofficial.
Poin utama dari pernyataan tersebut adalah komitmen total untuk membawa Laskar Mahesa Jenar keluar dari zona degradasi Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.
Berikut adalah rangkuman pernyataan resmi manajemen PSIS Semarang:
1. Komitmen di Tengah Kondisi Sulit
Wafa Amri mengakui bahwa jajaran manajemen baru masuk saat kondisi tim kurang kondusif. Namun, dia memastikan kehadiran mereka bukan tanpa tujuan.
”Kami datang dengan kondisi tim kurang kondusif dan kami punya misi untuk mengangkat performa tim ini, di mana hal ini bukan tugas mudah apalagi murah,” tulis Wafa Amri dalam pernyataan tersebut.
2. Permintaan Dukungan Panser Biru dan Snex
Manajemen menyadari bahwa energi dari tribun adalah kunci. Wafa meminta seluruh elemen suporter, khususnya Panser Biru dan Snex, untuk tetap memberikan doa dan kepercayaan kepada tim pelatih serta pemain di sisa laga musim ini.
”Saya harap dukungan dan doanya untuk seluruh pemain PSIS di sisa laga musim ini. Mari bersama-sama kita yakin dan percaya kepada tim pelatih dan pemain meskipun perlahan,” lanjut Wafa Amri.
3. Murni untuk Kejayaan Tim
Dalam pernyataan tersebut, Wafa mengklarifikasi bahwa dirinya bersama Fariz Julinar dan Datu Nova Fatmawati tidak memiliki kepentingan pribadi.
Kehadiran mereka murni untuk membantu tim bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia musim ini.
4. Pesan untuk Pihak Luar
Menariknya, Wafa juga memberikan pesan tegas kepada pendukung tim lain agar tidak mencoba mengalihkan fokus PSIS.
"Silakan fokus kepada tim kalian dukung. Jangan mengalihkan fokus kami untuk memenuhi target dan kejayaan bersama di PSIS," tegasnya.
Pernyataan resmi ini diharapkan bisa meredam gejolak di media sosial dan menyatukan kembali visi para suporter.
Saat ini, yang dibutuhkan PSIS bukan hanya taktik di lapangan, tapi juga ketenangan mental untuk menyapu bersih sisa laga demi bertahan di Pegadaian Championship. (dam)
Editor : Damianus Bram