SOLOBALAPAN.COM, BANDUNG – Meski baru saja menelan kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi FC di leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2, harapan Persib Bandung untuk membalikkan keadaan belum sepenuhnya padam.
Skuad Pangeran Biru kini justru disebut berada "di atas angin" jelang pertemuan kedua yang akan digelar pekan depan.
Faktor non-teknis menjadi keuntungan tersendiri bagi Marc Klok dan kawan-kawan. Salah satunya adalah jadwal kompetisi domestik yang berpihak pada mereka.
Waktu Pemulihan Maksimal
Keuntungan utama yang didapat Persib adalah waktu istirahat yang panjang.
Pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 melawan Borneo FC yang sejatinya digelar di sela-sela jadwal Asia, resmi diundur.
Penundaan ini memberikan dampak positif bagi kondisi fisik pemain:
-
Fokus Penuh: Tim pelatih bisa mencurahkan seluruh konsentrasi untuk strategi leg kedua tanpa terpecah fokus ke liga domestik.
-
Recovery: Pemain memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kebugaran fisik yang terkuras akibat cuaca panas di Thailand kemarin.
Magis Kandang dan Dukungan Bobotoh
Selain faktor kebugaran, bermain di kandang sendiri menjadi senjata mematikan bagi Persib. Stadion kebanggaan warga Jawa Barat ini dikenal angker bagi tim tamu.
Statistik menunjukkan performa impresif Persib saat bermain di rumah sendiri sepanjang musim Super League 2025/2026:
-
Status: Belum terkalahkan (Unbeaten) di laga kandang.
-
Atmosfer: Dukungan ribuan Bobotoh terbukti kerap meruntuhkan mental lawan dan melipatgandakan semangat juang pemain (pemain ke-12).
Skenario Lolos Babak Selanjutnya
Kendati memiliki keuntungan waktu dan tempat, Bojan Hodak masih memiliki satu pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diselesaikan, yakni efektivitas lini serang.
Untuk bisa lolos ke perempat final, Persib wajib menang dengan selisih minimal 4 gol.
Sayangnya, kerja sama lini depan dinilai masih kurang maksimal dalam mengonversi peluang menjadi gol.
Masalah ini menjadi krusial mengingat Ratchaburi dipastikan akan bermain bertahan total untuk mengamankan agregat.
Ketajaman David da Silva, Ciro Alves, hingga pemain baru Sergio Castel akan menjadi kunci apakah Persib mampu menciptakan keajaiban remontada atau harus terhenti di babak 16 besar. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo