SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengambil sikap tegas terkait komposisi pemain Timnas Indonesia menjelang gelaran FIFA Series pada Maret 2026 mendatang.
Induk sepak bola tanah air tersebut memastikan tidak akan memberikan restu kepada pelatih kepala, John Herdman, untuk mendatangkan pemain naturalisasi baru dalam waktu dekat.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa permintaan penambahan pemain baru saat ini dinilai tidak relevan.
PSSI meminta juru taktik asal Inggris tersebut untuk fokus memaksimalkan materi pemain yang sudah ada.
Dianggap 'Lelucon' Jika Tambah Pemain Sekarang
Arya Sinulingga menjelaskan alasan logis di balik penolakan tersebut.
Menurutnya, John Herdman belum sepenuhnya menguji kemampuan skuad Garuda yang ada saat ini.
Herdman diketahui baru saja menyelesaikan rangkaian pemantauan, baik di liga lokal maupun mengunjungi pemain diaspora di Eropa.
Bagi PSSI, mendatangkan pemain baru sementara pemain lama belum tersentuh racikan strategi sang pelatih, terdengar tidak masuk akal.
"Belum tahu (soal kebutuhan pemain baru). Mungkin dia lihat yang ada dulu. Yang ada saja kan belum pernah dia coba semuanya. Jadi belum tahu kemampuannya, pembagiannya, perannya," ujar Arya kepada awak media di Jakarta.
Arya bahkan menyebut skenario penambahan pemain di fase awal kepelatihan ini sebagai sesuatu yang menggelitik.
"Lucu juga kalau nambah pemain, tapi yang ada saja belum dia pahami," tegasnya.
Faktor Waktu yang Tidak Memungkinkan
Selain alasan teknis pengenalan pemain, faktor administrasi dan waktu juga menjadi kendala utama.
Dengan jadwal FIFA Series yang sudah di depan mata, proses naturalisasi pemain baru dinilai mustahil dilakukan.
Berikut adalah alasan mengapa naturalisasi baru ditutup untuk FIFA Series Maret 2026:
-
Waktu Mepet: Saat ini sudah memasuki bulan Februari, sementara kick-off FIFA Series digelar bulan Maret.
-
Proses Panjang: Naturalisasi membutuhkan proses birokrasi yang tidak sebentar.
-
Belum Ada Laporan: Hingga kini, Herdman belum menyerahkan laporan resmi terkait urgensi penambahan pemain di posisi tertentu.
"Belum ada kabar. Apalagi ini sudah terlalu dekat. Bulan Maret FIFA Series, sekarang sudah Februari. Terlalu dekat untuk melakukan naturalisasi," tambah Arya.
Ujian Perdana di SUGBK
Dengan keputusan ini, John Herdman dipastikan akan meramu strategi menggunakan wajah-wajah lama di skuad Timnas Indonesia.
Ajang FIFA Series 2026 ini akan menjadi panggung debut sekaligus evaluasi pertama bagi kinerja Herdman.
Adapun format dan jadwal FIFA Series yang akan dihadapi Timnas Indonesia adalah sebagai berikut:
-
Lokasi: Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
-
Lawan Semifinal: Saint Kitts and Nevis.
-
Potensi Final: Pemenang antara Bulgaria vs Kepulauan Solomon.
Arya Sinulingga memastikan bahwa evaluasi mendalam baru akan dilakukan setelah turnamen mini ini berakhir.
"Nanti setelah FIFA Series, baru dia akan lihat apakah pemain ini lanjut, atau ada perubahan, atau mungkin ada tambahan. Semua tergantung evaluasi dia," pungkas Arya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo