Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kronologi Rusuh Persija vs Arema FC Versi Marcos Santos: Sebut Pelatih Macan Kemayoran Mauricio Souza Terbawa Emosi Usai Rekor Kandang Pecah

Damianus Bram • Senin, 9 Februari 2026 | 12:17 WIB
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan penjelasan soal keributan yang terjadi pada akhir laga lawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026).
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan penjelasan soal keributan yang terjadi pada akhir laga lawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026).

SOLOBALAPAN.COM – Drama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pasca laga Persija Jakarta vs Arema FC, Minggu (8/2/2026), memasuki babak baru.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan pembelaan dan kronologi versi timnya yang berbeda 180 derajat dengan pernyataan pelatih Persija, Mauricio Souza.

Meski sama-sama berasal dari Brasil, kedua pelatih ini terlibat adu mulut hebat sesaat setelah peluit panjang dibunyikan hingga menuju lorong ruang ganti.

Sebut Mauricio Souza Emosi Akibat Kekalahan Persija

Marcos Santos menilai keributan tersebut dipicu oleh emosi Mauricio Souza yang terguncang akibat kekalahan menyakitkan di kandang sendiri.

Baginya, Souza tidak perlu melakukan intimidasi terhadap pemain Arema yang ada di bangku cadangan.

"Saya rasa Mauricio sedang emosi. Dia sedikit kurang rendah hati (low profile) dalam menerima kekalahan. Tidak perlu menekan pemain kami yang berada di bangku cadangan, kan?" ujar Marcos Santos dalam jumpa pers pascalaga, dikutip dari JawaPos.com.

Santos bahkan membandingkan sikapnya saat Arema FC ditundukkan Persija di Malang pada putaran pertama lalu.

"Saat di Malang ketika kami kalah, saya menyapanya dan bersikap hormat sepanjang waktu," tambahnya menyindir.

Drama Gol Dianulir dan Rekor Kandang yang Runtuh

Kekecewaan kubu Persija memang bisa dimaklumi. Macan Kemayoran sebenarnya tampil dominan dan sempat mencetak gol lewat Gustavo Almeida di menit ke-77, sebelum akhirnya dianulir oleh VAR karena offside.

Nahas bagi tuan rumah, Arema FC justru mencetak dua gol mematikan lewat Gabriel Silva (82' dan 90+11').

Hasil ini sekaligus memecahkan rekor tak terkalahkan Persija di kandang sendiri sepanjang musim 2025/2026.

Tetap Beri Pujian Sebagai Kolega

Meski terlibat perselisihan panas di pinggir lapangan, Marcos Santos tetap menaruh rasa hormat kepada kompatriotnya tersebut. Ia menganggap insiden itu murni karena tensi pertandingan yang tinggi.

"Saya ingin menekankan bahwa Maurício adalah pelatih hebat dan orang hebat. Saya rasa itu hanya karena momen kekalahan saja," jelasnya berusaha meredam situasi.

Perbedaan Kronologi yang Kontras

Penjelasan Santos ini berbanding terbalik dengan Mauricio Souza yang sebelumnya menuding pemain Arema, Gabriel Silva melakukan selebrasi provokatif.

Souza bahkan menyebut Santos "sok jagoan" di lapangan. Perbedaan klaim ini menunjukkan betapa panasnya rivalitas kedua tim besar ini di atas lapangan hijau. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Keributan Persija vs Arema #gabriel silva #mauricio souza #persija vs arema fc #Marcos Santos