SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman segera dimulai.
Arsitek berpaspor Inggris tersebut langsung mengusung optimisme tinggi menjelang gelaran FIFA Series 2026.
Tidak ingin sekadar numpang lewat, Herdman membidik hasil terbaik sekaligus mencetak sejarah baru bagi Skuad Garuda.
Ajang ini akan menjadi panggung debut sekaligus ujian nyata bagi Herdman dalam meramu strategi. Timnas Indonesia dipastikan tergabung dalam grup yang cukup menantang dengan variasi gaya permainan dari berbagai benua.
Misi Tumbangkan Wakil Eropa
Tantangan terbesar Herdman adalah menghadapi lawan-lawan dengan postur dan kualitas fisik yang berbeda. Dalam FIFA Series 2026 ini, Indonesia dijadwalkan bertemu dengan tiga negara dari konfederasi yang berbeda.
Berikut adalah daftar calon lawan Timnas Indonesia:
1. Bulgaria (UEFA - Eropa)
2. Kepulauan Solomon (OFC - Oseania)
3. Saint Kitts dan Nevis (CONCACAF - Amerika Utara, Tengah, dan Karibia)
Herdman secara spesifik menyoroti ambisinya untuk menumbangkan Bulgaria.
Menurutnya, kemenangan atas wakil Eropa akan menjadi catatan sejarah yang fenomenal bagi sepak bola Indonesia.
"Jika kita bisa membuat sejarah, bisakah kita menjadi tim pertama yang mengalahkan lawan Eropa? Itulah awalnya," ujar John Herdman dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
Membangun Fondasi dan Chemistry
Menyadari waktu persiapan yang mepet, Herdman bergerak cepat mencari komposisi pemain terbaik. Fokus utamanya saat ini bukan hanya soal teknis, melainkan membangun *chemistry* dan menanamkan kerangka budaya baru di dalam tim.
Ia ingin para pemain segera menyatu dengan filosofi taktik yang ia bawa. Standar tinggi pun langsung ditetapkan demi masa depan Skuad Garuda yang lebih kompetitif.
"Awal yang baik. Tetapkan mindset. Tetapkan standar. Kerangka budaya, kerangka taktis, kejelasan bagi para pemain. Tetapkan standar untuk masa depan kita," tegasnya.
Mencari Pemain yang 'Lapar'
Lebih jauh, Herdman memandang FIFA Series ini sebagai kesempatan emas untuk memperluas *pool* talenta Timnas Indonesia.
Ia tidak ingin hanya bergantung pada pemain-pemain tier satu yang bermain di liga top, tetapi juga mencari kedalaman skuad untuk jangka panjang.
Target jangka panjang Herdman sangat jelas, yakni mempersiapkan tim yang solid untuk Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030. Oleh karena itu, ia membutuhkan pemain yang memiliki mentalitas petarung.
"Saya berharap seri ini memberikan saya sekelompok pemain yang lapar dan putus asa. Untuk menunjukkan bahwa mereka perlu menjadi bagian dari perjalanan ini untuk lolos ke Piala Asia dan Piala Dunia," pungkasnya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo