Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

REKOR BURUK! PSIS Semarang Jadi Tim Paling Sering Gonta-Ganti Pelatih: Jafri Sastra Jadi Korban Ketiga, Siapa Punya Nyali Selanjutnya?

Damianus Bram • Senin, 2 Februari 2026 | 18:45 WIB
Jafri Sastra (kanan) saat memimpin latihan.
Jafri Sastra (kanan) saat memimpin latihan.

SOLOBALAPAN.COM – Stadion Jatidiri kini lebih mirip kursi panas bagi para juru taktik.

PSIS Semarang resmi mencatatkan diri sebagai tim Championship musim 2025/2026 yang paling sering bergonta-ganti pelatih.

Pemecatan Jafri Sastra pada awal Februari ini menjadi puncak dari ketidakstabilan manajemen Laskar Mahesa Jenar dalam meracik formula kemenangan.

Keputusan drastis ini diambil manajemen menyusul kekalahan memalukan 0-3 dari Kendal Tornado FC di kandang sendiri.

Total, sudah tiga nakhoda yang dipaksa turun dari kapal PSIS sebelum musim berakhir.

Langkah drastis ini diambil manajemen demi satu tujuan, yakni menghindari jurang degradasi yang sudah di depan mata.

Kini, publik bertanya-tanya: siapa lagi yang berani menakhodai kapal yang sedang oleng ini

Trilogi Pemecatan: Dari Kahudi Hingga Jafri Sastra

PSIS Semarang seolah kehilangan identitas permainan sejak awal musim. Rentetan hasil minor membuat manajemen tak segan melakukan cuci gudang pelatih:

1. Kahudi Wahyu: Hanya bertahan di 3 pertandingan awal.

2. Ega Raka: Menangani 8 pertandingan tanpa satu pun kemenangan (2 imbang, 6 kalah).

3. Jafri Sastra: Bertahan dalam 7 pertandingan dengan catatan 3 menang dan 4 kalah.

Meski statistik Coach Jafri sedikit lebih baik, kekalahan telak dari tim tetangga, Kendal Tornado FC, menjadi batas akhir kesabaran manajemen.

Misi Penyelamatan Menuju Putaran Ketiga

Asisten Manajer PSIS, Reza Handhika, menegaskan bahwa pemutusan kontrak ini adalah hasil evaluasi kolektif demi menjaga martabat tim di papan bawah.

Ancaman degradasi ke Liga 3 yang kian nyata memaksa PSIS untuk melakukan langkah ekstrem sebelum putaran ketiga dimulai.

“Manajemen PSIS dan Coach Jafri Sastra sepakat mengakhiri kerja sama. Ini dilakukan untuk memperbaiki performa PSIS pada putaran berikutnya dan menghindari ancaman degradasi,” tegas Reza.

Skuad Bertabur Bintang Tak Menjamin Hasil

Kehadiran bek veteran Otavio Dutra hingga gerbong pemain eksodus Persela Lamongan ternyata belum mampu menjadi solusi instan.

Masalah koordinasi lini belakang yang keropos menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi siapa pun yang akan menggantikan posisi Jafri Sastra nantinya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#pelatih #championship #ganti pelatih #jafri sastra #psis #liga 2 #Laskar Mahesa Jenar