SOLOBALAPAN.COM – Meskipun sedang bersaing ketat di papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026, dua rival abadi, Persib Bandung dan Persija Jakarta, dikabarkan belum puas dengan komposisi penjaga gawang mereka.
Keduanya kini santer dikaitkan dengan nama-nama baru untuk memperkokoh lini pertahanan di putaran kedua.
Persib Bandung mencoba memanfaatkan status pemain lokal pada kiper diaspora, sementara Persija Jakarta justru kembali melirik talenta dari Negeri Samba.
Maung Bandung santer dikaitkan dengan kiper keturunan Cyrus Margono, sementara Macan Kemayoram dikabarkan melirik talenta Brasil, Pedro Caracoci, untuk memperkuat pertahanan mereka.
Persib Incar Cyrus Margono untuk Slot Lokal Rasa Eropa
Rumor panas menyebutkan Persib Bandung ingin merombak komposisi kiper mereka.
Bojan Hodak dikabarkan kurang puas dengan kontribusi Adam Przybek, kiper asal Wales yang minim menit bermain.
Untuk menyiasati kuota pemain asing, Maung Bandung membidik Cyrus Margono yang kini berstatus bebas transfer.
"Persib Bandung dilaporkan tertarik pada kiper asal Indonesia, Cyrus Margono, mantan pemain Panathinaikos B yang kini berstatus bebas transfer," tulis akun X @TimnasXtra.
Cyrus, yang memiliki darah Indonesia-Iran, baru saja menyudahi kontraknya dengan klub Liga Kosovo, KF Dukagjini.
Kehadirannya diprediksi akan menjadi pesaing tangguh bagi Teja Paku Alam sekaligus memberikan opsi kiper lokal dengan kualitas Eropa.
Persija Lirik Pedro Caracoci, Perjudian di Bawah Mistar?
Di kubu seberang, Persija Jakarta justru dikabarkan ingin mencari suksesor Carlos Eduardo.
Nama Pedro Caracoci, kiper berusia 25 tahun asal Brasil, muncul ke permukaan sebagai kandidat kuat.
"PERSIJA dikabarkan bakal datangkan kiper asal Brasil, Pedro Caracoci (25) untuk putaran kedua ISL musim 2025/26," tulis akun X @IndosFC.
Namun, rumor ini memicu perdebatan di kalangan suporter. Pedro, yang kini membela Uberlandia (pinjaman dari Amazonas), tercatat baru bermain dalam 8 pertandingan sepanjang karier profesionalnya dengan catatan 13 kali kebobolan dan hanya satu clean sheet.
Statistik ini berbanding terbalik dengan Carlos Eduardo yang sudah mengemas 4 clean sheet dari 13 laga bersama Macan Kemayoran musim ini.
Analisis: Persib Lebih Logis, Persija Berisiko
Langkah Persib mendatangkan Cyrus Margono terlihat jauh lebih logis secara regulasi.
Memiliki dua kiper berkualitas (Teja Paku Alam dan Cyrus) tanpa memakan kuota asing adalah kemewahan.
Sementara bagi Persija, mendepak Carlos Eduardo yang sudah "nyetel" demi Pedro Caracoci yang minim menit bermain adalah langkah yang sangat berisiko di tengah persaingan gelar juara.
Pergerakan kedua klub besar ini menandakan putaran kedua ISL akan berjalan semakin sengit.
Apakah ini langkah jenius atau justru perjudian besar? Bobotoh dan Jakmania kini menanti pengumuman resmi dari masing-masing manajemen. (dam)
Editor : Damianus Bram