SOLOBALAPAN.COM, TERNATE – Kabar mengejutkan datang dari Malut United.
Setelah Ciro Alves tertangkap kamera mengurus berkas kewarganegaraan, kini giliran rekan setimnya, David da Silva, yang dikabarkan siap mengikuti jejak untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Langkah ini disinyalir membuka peluang baru bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam meracik lini depan Skuad Garuda.
Isu naturalisasi David da Silva mencuat setelah akun Instagram seputar sepak bola @nusantara.ballers menyebut sang striker tengah menjalani proses perubahan kewarganegaraan.
Keinginan bomber berusia 36 tahun ini muncul setelah dirinya memenuhi syarat masa tinggal lima tahun di Indonesia per Desember 2026.
"David da Silva WNI! Striker Malut United ini tengah menjalani proses naturalisasi. Ia sudah lama berkiprah di Liga Indonesia dan musim ini telah mencetak tujuh gol," tulis akun tersebut.
Syarat Administrasi Terpenuhi
Meski sempat pindah ke Malaysia saat pandemi Covid-19, akumulasi masa tinggal David da Silva kini dinilai telah memenuhi syarat.
Sebelumnya, Ciro Alves lebih dulu terlihat mendatangi Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku Utara pada akhir 2025 untuk mengajukan permohonan WNI.
Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku Utara, Budi Argap Situngkir, menegaskan dukungannya terhadap proses tersebut.
"Jika berkas permohonan telah lengkap dan sesuai, dapat kami proses segera melalui sistem AHU online," ujarnya.
Opsi Tambahan untuk John Herdman
Jika proses naturalisasi kedua bomber gaek ini berjalan mulus, dampaknya akan sangat signifikan.
Bagi Malut United, perubahan status ini memungkinkan mereka menambah kuota pemain asing di posisi lain untuk Super League 2025-2026.
Sementara bagi Timnas Indonesia, kehadiran David da Silva dan Ciro Alves sebagai WNI memberikan opsi "mewah" bagi John Herdman.
Meskipun tidak lagi muda, ketajaman dan pengalaman keduanya di Liga Indonesia bisa menjadi solusi jangka pendek yang efektif bagi lini serang Timnas.
Kini, publik menanti apakah duet maut Malut United ini akan benar-benar berseragam Merah Putih dalam waktu dekat. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo