SOLOBALAPAN.COM, BANDUNG – Laga panas bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), langsung menyajikan drama di menit awal.
Winger andalan Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, sukses mencetak gol cepat pada menit ke-4 dan kembali memamerkan selebrasi ikoniknya.
Memanfaatkan kesalahan fatal bek Persija, Van Basty Sousa, yang gagal membuang umpan silang Berguinho, Beckham tanpa ampun menghujamkan bola ke jala lawan.
Namun, sorotan utama justru tertuju pada aksinya usai mencetak gol.
Pemain berusia 24 tahun itu kembali melakukan gerakan mengusap lengan alias "kedinginan" ala bintang Chelsea, Cole Palmer.
Pernah Berbuah Sanksi 3 Laga
Aksi ini menjadi perbincangan hangat karena pada musim Liga 1 2024/2025 lalu, selebrasi serupa membuat Beckham dijatuhi sanksi berat oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Kala itu, ia dianggap memprovokasi suporter saat laga digelar di kandang Persija, Stadion Patriot Candrabhaga.
Akibatnya, ia dilarang bermain sebanyak tiga pertandingan, sebuah keputusan yang sempat diprotes keras oleh pelatih Bojan Hodak.
Namun kali ini, konteksnya sedikit berbeda. Beckham melakukan selebrasi tersebut di rumah sendiri, di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati GBLA.
Selebrasi "dingin" ini seolah menjadi simbol ganda; ekspresi kegembiraan sekaligus sindiran bahwa Persib kini nyaman "kedinginan" di puncak klasemen sementara Super League.
Persib Bandung menegaskan dominasinya pada paruh pertama BRI Super League 2025/2026.
Kemenangan 1-0 menjadi penanda konsistensi Persib sepanjang setengah musim.
Gol tunggal Beckham Putra memastikan tiga poin penting sekaligus menjaga tren sempurna Persib di kandang sendiri.
Publik pun menanti apakah aksi ini akan kembali dipermasalahkan oleh otoritas liga atau dianggap sah sebagai selebrasi wajar di kandang sendiri. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo