SOLOBALAPAN.COM – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, melontarkan sindiran pedas terkait kebijakan penggunaan wasit asing untuk laga kontra Persija Jakarta.
Ia mengaku terheran-heran mengapa standar yang sama tidak berlaku saat pertandingan digelar di markas Macan Kemayoran.
Laga bertajuk El Clasico Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), dipastikan bakal dipimpin oleh Ko Hyung-jin, wasit elite asal Korea Selatan.
Sosok Ko Hyung-jin: Wasit Elite AFC Berlisensi FIFA
Ko Hyung-jin bukanlah nama sembarangan di jagat sepak bola Asia. Pengadil berusia 43 tahun ini telah mengantongi lisensi FIFA sejak 2009. Rekam jejaknya mencakup berbagai kompetisi akbar, mulai dari:
- Piala Asia AFC (edisi 2019 dan 2023).
- Kualifikasi Piala Dunia FIFA.
- Liga Champions AFC.
- Memimpin liga-liga papan atas di Korea Selatan, Tiongkok, hingga Thailand.
Musim lalu, duel serupa di Bandung juga dipimpin oleh wasit asing asal Malaysia, Muhammad Nazmi.
Sindiran Tajam Bojan Hodak: "Tradisi" yang Aneh?
Menanggapi penunjukan wasit asing kali ini, Bojan Hodak menyambutnya dengan nada sarkasme.
Ia mempertanyakan mengapa saat Persib melakoni laga tandang ke Jakarta, wasit yang bertugas justru selalu dari lokal.
"Setiap kali kita bermain melawan Persija di Bandung, selalu wasit asing. Tahun lalu wasitnya orang Malaysia. Tapi ketika kita bermain di Jakarta, wasitnya lokal," cetus Hodak dalam sesi jumpa pers pralaga.
Sebagai perbandingan, saat Persija menjamu Persib di Stadion Patriot pada Februari 2025 lalu, laga tersebut memang hanya dipimpin oleh wasit lokal, Muhammad Tri Santoso.
Dugaan "Jet Lag" dan Cuaca Panas Jakarta
Bojan Hodak tidak berhenti di situ. Ia menambahkan sindiran yang membuat suasana jumpa pers sempat riuh.
Ia berseloroh bahwa wasit asing mungkin tidak kuat dengan cuaca di Jakarta.
"Mungkin tradisi atau mungkin mereka tidak bisa beradaptasi dengan cuaca di Jakarta, sangat panas. Karena jet lag di Jakarta sangat panas, jadi mereka mengirim wasit asing ke sini (Bandung). Di Jakarta, selalu wasit lokal," sindir pelatih asal Kroasia tersebut.
Kapten Persib, Marc Klok, yang berada di samping sang pelatih hanya bisa tertawa mendengar sindiran tersebut.
Klok berharap siapa pun wasitnya, pertandingan bisa berjalan dengan adil. "Sama, kita lihat nanti di Jakarta asing juga atau tidak," tambah Klok singkat.
Polemik ini menambah tensi tinggi jelang laga yang akan menentukan siapa jawara paruh musim Super League 2025/2026.
Publik kini menanti apakah kepemimpinan wasit elite Korea Selatan ini akan benar-benar memberikan kualitas yang diharapkan di tengah sengitnya rivalitas Persib dan Persija. (dam)
Editor : Damianus Bram