SOLOBALAPAN.COM – Teka-teki masa depan Alfriyanto Nico Saputro akhirnya terjawab.
Bek kanan kelahiran Surakarta ini resmi dilepas oleh Persija Jakarta dengan status pinjaman pada Rabu (7/1/2026).
Nico dikabarkan bakal kembali ke pelukan klub masa kecilnya, Persis Solo, pada bursa transfer paruh musim ini.
Langkah strategis ini diambil Persija guna memberikan menit bermain yang lebih banyak bagi Nico, yang belakangan mulai kehilangan tempat di skuad utama Macan Kemayoran akibat performa apik pemain asing Bruno Tubarao.
Alasan di Balik Kepergian Nico dari Ibu Kota
Meski sempat tampil menjanjikan di awal musim 2025/2026, karier Nico di Persija menemui jalan terjal.
Nico kalah saing dengan pemain baru Persija. Semenjak kedatangan dan kegacoran Bruno Tubarao di posisi bek kanan membuat Nico lebih banyak menghuni bangku cadangan dalam tujuh laga terakhir.
Nico bahkan menggeser posisi Ilham Rio Fahmi, sehingga persaingan di sektor bek kanan Persija menjadi sangat sesak.
Manajemen Persija memutuskan meminjamkan Nico bersama Figo Dennis dan Jehan Pahlevi agar kualitas mereka tetap terasah melalui kompetisi rutin.
Nostalgia Nico: Dari Laskar Sambernyawa ke Garuda Select
Baca Juga: Persis Solo Terancam Sanksi Tanpa Penonton? Panpel Buka Suara Soal Flare yang Lolos ke Tribun.
Kembalinya Nico ke Solo akan menjadi momen emosional. Sebagai informasi, Nico mengawali karier sepak bolanya di Akademi Persis Solo sebelum akhirnya diboyong ke Persija Development pada 2019.
Kariernya melesat saat terpilih masuk program Garuda Select di Inggris dan kemudian menjadi langganan Timnas Indonesia usia muda.
Misi Penyelamatan: Bantu Persis Keluar dari Dasar Klasemen
Jika resmi bergabung, Alfriyanto Nico mengemban misi berat. Persis Solo saat ini tengah terpuruk sebagai juru kunci klasemen sementara Super League 2025/2026.
Kecepatan dan kemampuan crossing Nico diharapkan bisa menjadi solusi serangan dari sayap kanan Laskar Sambernyawa.
Sebagai putra daerah, Nico diyakini memiliki motivasi lebih untuk bertarung demi lambang monumen di dada dan menjaga Persis agar tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Bursa transfer paruh musim sendiri baru akan resmi dibuka pada 10 Januari 2026.
Publik Solo kini menanti pengumuman resmi dari manajemen Persis untuk menyambut kepulangan sang bek sayap berbakat. (dam)
Editor : Damianus Bram