SOLOBALAPAN.COM – Bintang Persik Kediri, Ezra Walian, melontarkan pernyataan menarik saat mengenang karier manisnya di Kota Kembang, Bandung.
Pemain naturalisasi berdarah Belanda-Indonesia ini tidak ragu menyebut Persib Bandung sebagai "Ajax Amsterdam" versi Indonesia.
Pernyataan ini bukan sekadar pujian kosong. Sebagai pemain yang pernah mengenyam pendidikan sepak bola di akademi Ajax, Ezra merasakan ada kemiripan yang sangat kuat antara raksasa Belanda tersebut dengan Maung Bandung.
Kenapa Harus Ajax? Ini Alasan Ezra Walian
Dikutip dari wawancara Ezra dengan media Belanda, Ajax.nl, setidaknya ada tiga alasan utama mengapa Persib sangat mirip dengan Ajax Amsterdam:
- Status Klub Terbesar: Persib diakui sebagai klub dengan sejarah paling panjang dan pengaruh terkuat di Indonesia, sama seperti posisi Ajax di Eredivisie Belanda.
- Haus Gelar & Tekanan Tinggi: Saat Ezra bergabung, Persib sedang mengalami "puasa" gelar selama 10 tahun. Kondisi ini menciptakan tekanan mental yang luar biasa besar dari publik, mirip dengan ekspektasi fans Ajax yang selalu menuntut trofi setiap musim.
- Basis Suporter yang Fanatik: Ezra mengaku terpukau dengan cara Bobotoh mendukung tim. Momen konvoi juara di jalanan Kota Bandung pada musim 2023/2024 menjadi bukti bahwa gairah sepak bola di Bandung memiliki skala yang masif.
Peran Ezra: Sang "Supersub" Penentu Kemenangan
Selama membela Persib pada periode 2021–2024, Ezra mencatatkan kontribusi penting meski perannya cukup unik:
- Statistik: Bermain dalam 78 pertandingan dan mencetak 4 gol.
- Spesialis Babak Kedua: Ezra dikenal sebagai supersub yang mampu mengubah dinamika permainan. Kecerdasannya dalam membaca ruang seringkali menjadi pemecah kebuntuan saat tim dalam posisi sulit.
- Transformasi Posisi: Selain penyerang, Ezra juga sering diplot sebagai gelandang serang untuk mengalirkan bola.
Kenangan Manis Sebelum Hijrah ke Persik
Meski kini sudah berseragam Persik Kediri dan menjabat sebagai kapten, Ezra menegaskan bahwa Persib akan selalu memiliki tempat istimewa di hatinya.
Keberhasilannya membawa Persib juara Liga 1 2023/2024 adalah pencapaian puncak yang ia anggap sebagai salah satu momen terbaik sepanjang karier sepak bolanya.
Bagi Ezra, Persib adalah identitas sepak bola Indonesia yang memiliki standar profesionalisme dan gairah tinggi, layaknya standar yang ia pelajari di Amsterdam. (dam)
Editor : Damianus Bram