SOLOBALAPAN.COM – Langkah awal Timnas Indonesia untuk menaklukkan Asia Tenggara akan segera ditentukan di tanah air.
Jakarta secara resmi telah ditunjuk sebagai tuan rumah Official Drawing atau pengundian fase grup Piala AFF 2026 (ASEAN Cup 2026) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari 2026.
Momen ini menjadi sangat krusial karena menandai dimulainya era baru di bawah asuhan pelatih baru yang saat ini sedang dalam proses seleksi akhir oleh PSSI.
Ekspektasi publik kini membumbung tinggi agar skuad Garuda mampu membawa pulang trofi untuk pertama kalinya dalam sejarah.
"Anugerah" Jadwal: Peluang Full Skuad Pemain Abroad
Piala AFF edisi ke-30 ini diprediksi akan menjadi panggung terkuat Indonesia.
Pergeseran jadwal turnamen ke periode musim panas (Juli – Agustus) memberikan keuntungan besar yang jarang didapat sebelumnya.
Periode musim panas ini bertepatan dengan masa libur kompetisi liga-liga di Eropa.
Artinya Timnas Indonesia berpeluang besar untuk tampil dengan kekuatan penuh, memanggil semua talenta terbaiknya yang merumput di luar negeri (abroad) tanpa terhalang izin klub.
Format dan Jadwal Turnamen ASEAN Cup 2026
Turnamen ini akan diikuti oleh 10 negara yang terbagi dalam dua grup. Berikut adalah rincian jadwal lengkapnya:
| Fase Kompetisi | Tanggal Pelaksanaan | Format |
| Drawing Resmi | 15 Januari 2026 | Live Studio RCTI+ Jakarta |
| Babak Play-off | 2 & 9 Juni 2026 | Home & Away (Brunei vs Timor Leste) |
| Fase Grup | 24 Juli – 8 Agustus 2026 | Single Round-Robin |
| Semifinal & Final | 15 – 26 Agustus 2026 | Home & Away |
Misi Memutus Rekor Buruk
Sepanjang sejarah penyelenggaraan sejak 1996, Indonesia telah mencatatkan diri sebagai tim paling sering masuk final namun belum pernah juara.
Prestasi terbaik Garuda hanyalah menjadi runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020).
Pada edisi terakhir (2024), Vietnam keluar sebagai juara usai menumbangkan Thailand lewat adu penalti.
Kini, dengan modal nakhoda baru dan skuad yang semakin matang, publik optimis bahwa 2026 adalah tahunnya Indonesia merajai Asia Tenggara. (dam)
Editor : Damianus Bram