SOLOBALAPAN.COM – Meski hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026, Minggu (21/12/2025), Persebaya Surabaya justru banjir pujian.
Sorotan utama tertuju pada Shin Sang-gyu, asisten pelatih yang kini memegang kendali tim di lapangan.
Bonek menilai, di bawah arahan Shin Tae-yong tersebut, permainan Green Force menjadi jauh lebih terstruktur, agresif, dan memiliki ketahanan fisik yang meningkat drastis.
Gelombang desakan agar manajemen segera mempermanenkan posisi Shin Sang-gyu pun kian masif di media sosial.
Analisis Taktik: Fleksibilitas dan Kekuatan Fisik
Shin Sang-gyu berhasil menjawab tantangan saat Persebaya kehilangan pilar utama seperti Bruno Moreira dan Rivera.
Beberapa poin penting yang membuat suporter jatuh cinta dengan kinerjanya antara lain:
- Eksperimen Posisi: Keberanian menempatkan Catur Pamungkas sebagai sayap, yang terbukti memberikan dimensi serangan baru.
- Panggung Pemain Muda: Shin memberikan kepercayaan besar pada talenta muda berbakat untuk unjuk gigi di laga krusial.
- Fisik dan High Pressing: Pemain Persebaya kini tampil lebih bertenaga dalam menjalankan instruksi taktik intensitas tinggi.
- Efektivitas Set Piece: Gol-gol yang lahir dari situasi bola mati menjadi bukti detailnya repetisi latihan yang diberikan.
"Hasil memang belum sesuai harapan, tapi peningkatan kerja kolektif dan individu pemain menjadi catatan penting. Fisik adalah fondasi bagi taktik high pressing," ujar Shin Sang-gyu usai laga di GBT.
Suara Tribun: "Bawa Staf Korea ke Surabaya!"
Apresiasi Bonek terlihat jelas di berbagai platform digital. Akun @onlinepersebaya menyebut statistik permainan tim saat melawan Borneo FC adalah salah satu yang terbaik dalam beberapa laga terakhir.
"Kamsahamnida, Shin Sang-gyu," tulis akun tersebut sebagai bentuk terima kasih.
Tak sedikit pula yang mendesak manajemen agar memboyong gerbong staf dari Korea Selatan untuk mendampingi Shin Sang-gyu atau bahkan Shin Tae-yong.
"Wes wong iki ae pelatih e, kon gowo staff e seko Korsel (Sudah orang ini saja pelatihnya, suruh bawa stafnya dari Korea Selatan)," tulis salah satu Bonek di kolom komentar.
Nada serupa juga ditujukan langsung ke akun resmi klub. “@officialpersebaya Arek-arek wes podo akeh seng cocok loh, opo gak iki ae ta,” tulis salah satu komentar.
Masa Depan Green Force
Dengan tambahan satu poin, Persebaya Surabaya kini bertengger di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 19 poin.
Keberhasilan menahan imbang pemuncak klasemen meski tanpa skuad inti menjadi bukti kuat bahwa sistem yang dibangun Shin Sang-gyu mulai bekerja.
Kini, bola panas ada di tangan manajemen Official Persebaya. Akankah mereka mendengar suara tribun untuk meresmikan sang arsitek asal Korea Selatan tersebut, atau tetap mencari nama baru di sisa musim ini? (dam)
Editor : Damianus Bram