Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rindu 'Rumah' Sendiri! Terungkap Alasan Ketua Panser Biru Wareng Desak PSIS Semarang Kembali Latihan di Stadion Citarum

Damianus Bram • Rabu, 17 Desember 2025 | 00:18 WIB
Manjemen PSIS dan Wareng Panser Biru bertemu Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.
Manjemen PSIS dan Wareng Panser Biru bertemu Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.

SOLOBALAPAN.COM – Ketua Panser Biru, Wareng, secara terbuka membeberkan alasan kuat di balik permintaannya agar PSIS Semarang kembali menjalani sesi latihan di dalam Kota Semarang.

Hal ini disampaikan dalam audiensi penting di ruang rapat Wali Kota Semarang, Senin (15/12/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, CEO baru PSIS Semarang, Nova Datu, Fariz Julinar, serta pentolan suporter Panser Biru.

Dalam audiensi itu, Wareng meminta manajemen untuk mempertimbangkan penggunaan fasilitas olahraga di Stadion Citarum atau Stadion Sidodadi, meski hanya satu kali dalam sepekan.

Permintaan ini didasari oleh nilai historis dan emosional yang mendalam bagi para pendukung.

Menolak PSIS "Terusir" dari Rumah Sendiri

Wareng mengingatkan kembali masa kejayaan di mana Stadion Citarum menjadi jantung aktivitas klub, mulai dari kantor manajemen, tempat latihan tim utama, hingga pusat pembinaan tim muda.

“Dulu semua ada di Citarum. PSIS hidup dan tumbuh di situ,” tulis Wareng melalui akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng.

Ia menilai, perpindahan lokasi latihan ke luar kota seperti Wisesa (Mranggen) dan Demak merupakan dampak dari dinamika politik masa lalu yang membuat PSIS seolah-olah terusir dari rumahnya sendiri.

Bagi suporter, kedekatan fisik antara tim dan kota asalnya adalah harga mati untuk menjaga identitas klub.

Mendorong Kolaborasi Nyata dengan Pemkot

Wareng menegaskan bahwa karena PSIS kini dikelola secara profesional oleh pengusaha, sudah saatnya klub kembali memanfaatkan fasilitas milik Kota Semarang.

Langkah ini juga menjadi ujian bagi Wali Kota Agustina Wilujeng untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap aset kebanggaan warga Semarang.

“Kami ingin melihat kolaborasi nyata demi PSIS Semarang,” tegas Wareng.

Merespons masukan tersebut, CEO PSIS Nova Datu menyambut positif aspirasi suporter.

Meskipun belum ada keputusan resmi, wacana kembalinya PSIS berlatih di Kota Atlas dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ikatan emosional antara pemain, manajemen, dan pendukung setia.

Bagi Panser Biru, Stadion Citarum bukan sekadar lapangan rumput, melainkan simbol kebanggaan dan bukti bahwa PSIS Semarang benar-benar milik warga Kota Semarang. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Stadion Citarum #panser biru #psis #wareng