Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Budaya Ulur Waktu Bikin Thom Haye Muak, Sentil Keras Pemain Super League yang Suka Merusak Pertandingan

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 16 Desember 2025 | 23:45 WIB
Thom Haye pemain Persib Bandung.
Thom Haye pemain Persib Bandung.

SOLOBALAPAN.COM - Gelandang andalan Persib Bandung, Thom Haye, meluapkan kekecewaannya terhadap kualitas kompetisi Liga Indonesia.

Pemain yang dijuluki "The Professor" ini menyoroti budaya buruk yang kerap terjadi di lapangan: aksi mengulur-ulur waktu alias "drama guling-guling".

Kritik pedas ini terlontar usai Haye merasakan sendiri atmosfer pertandingan yang kerap terhenti, khususnya pada laga Persib Bandung vs Malut United, Minggu (14/12/2025).

Menurutnya, hal ini bukan sekadar strategi, melainkan perusak kenikmatan sepak bola.

Hilang 20 Menit Cuma Buat Drama

Haye, yang terbiasa dengan iklim kompetisi Eropa yang fast-paced, mengaku kaget dengan betapa seringnya pertandingan di Indonesia berhenti.

Ia mencontohkan laga melawan Malut United, di mana tim lawan yang sedang unggul atau ingin mengamankan poin kerap menjatuhkan diri demi membuang waktu.

Baca Juga: Daftar 7 Pelatih Super League yang Gugur di Putaran Pertama: Dari Alfredo Vera hingga Ong Kim Swee, Peter de Roo Berikutnya?

"Di babak kedua, berapa lama pertandingan ini terhenti? Tim yang unggul di laga ini beberapa kali tergeletak di lapangan dan membuang-buang waktu," keluh Haye, dikutip Selasa (15/12/2025).

Ia bahkan memperkirakan waktu efektif bermain berkurang drastis karena aksi-aksi non-teknis tersebut.

"Mungkin kami kehilangan sekitar 20 menit di lapangan. Sebagai pemain, semua ingin bermain sepakbola, memainkan permainan yang bagus," tambahnya dengan nada frustrasi.

Penyakit Kronis Liga, Bukan Satu Laga Saja

Lebih lanjut, gelandang Timnas Indonesia ini menegaskan bahwa keluhannya bukan hanya ditujukan pada satu tim atau satu pertandingan saja.

Ia melihat ini sebagai masalah sistemik yang terjadi hampir di seluruh pertandingan Liga Indonesia.

"Saya mau mengatakan sesuatu. Ini bukan hanya satu hari ini saja, tapi untuk liga seutuhnya. Namun sekarang, bukan hanya di sini, tapi di pertandingan lain, ada pihak yang ingin merusak permainan," tegas Haye.

Desak Wasit Lebih Tegas

Haye meminta seluruh elemen sepak bola Indonesia, terutama perangkat pertandingan (wasit), untuk berbenah.

Menurutnya, wasit memegang kunci untuk menghentikan kebiasaan buruk ini dengan memberikan tambahan waktu (injury time) yang setimpal jika banyak waktu terbuang.

"Bisa dicek hari ini berapa lama waktu pertandingan aktif berjalan di babak kedua dan berapa lama injury time diberikan. Saya rasa semua harus mengembangkan sepakbola, termasuk untuk wasit," pungkasnya.

Kritik dari pemain sekelas Thom Haye ini menjadi tamparan keras bagi operator liga untuk segera meningkatkan kualitas pertandingan agar lebih enak ditonton dan kompetitif. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Ulur Waktu #Super League #thom haye