Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Emas Melayang, Alasan Bermunculan!! Indra Sjafri Siap Tanggung Jawab, Zainuddin Amali Soroti TC Singkat Usai Timnas Indonesia Gugur di SEA Games 2025

Damianus Bram • Selasa, 16 Desember 2025 | 22:53 WIB
Timnas Indonesia U-22 saat laga menghadapi Myanmar di SEA Games 2025.
Timnas Indonesia U-22 saat laga menghadapi Myanmar di SEA Games 2025.

SOLOBALAPAN.COM – Kegagalan tragis Timnas Indonesia U-22 dalam mempertahankan medali emas di ajang SEA Games 2025 meninggalkan luka mendalam bagi pecinta sepak bola tanah air.

Alih-alih membawa pulang medali, langkah Garuda Muda justru terhenti secara menyakitkan di fase grup.

Fakta ini bukan sekadar hasil buruk di atas rumput hijau, melainkan menjadi cerminan dari tanggung jawab para pemegang mandat di balik layar yang kini mulai dipertanyakan publik.

Pemandangan kontras terlihat di mixed zone Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, pada Jumat (12/12/2025) malam.

Para pemain tampak tertunduk lesu dan langsung memasuki bus tanpa memberikan sepatah kata pun kepada awak media.

Manajer tim, Sumardji, juga terlihat berjalan tertunduk dan menolak memberikan komentar meskipun telah dipanggil oleh wartawan untuk wawancara.

Indra Sjafri: Saya Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab

Satu-satunya sosok yang bersedia berhenti dan menghadapi media adalah pelatih kepala, Indra Sjafri.

Meski hanya berbicara singkat sekitar 20 detik, ia menegaskan sikapnya atas hasil memalukan ini.

“Saya minta maaf dan siap bertanggung jawab,” ujar Indra singkat sebelum meninggalkan area stadion.

Pernyataan pendek ini menjadi satu-satunya bentuk pertanggungjawaban terbuka dari perwakilan tim yang berada langsung di Thailand saat kegagalan itu terjadi.

Alasan Zainuddin Amali: Soroti TC yang Tak Ideal

Di sisi lain, Zainuddin Amali selaku Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus penanggung jawab Timnas U-22 SEA Games 2025, tidak terlihat mendampingi tim di Thailand.

Dari Jakarta, Amali justru memaparkan sejumlah alasan di balik kegagalan skuad Garuda Muda.

Ia menyebutkan bahwa waktu Pemusatan Latihan (TC) yang singkat menjadi kendala utama.

Amali membandingkan persiapan kali ini dengan SEA Games 2023 yang persiapannya diklaim mencapai hampir tiga tahun.

Terkait target tinggi mempertahankan medali emas yang sebelumnya ia canangkan, Amali mengaku hal itu didasarkan pada optimisme tim kepelatihan.

“Target itu karena pelatih yakin emas,” ujar Amali kepada media.

Target Tanpa Dasar? Publik Pertanyakan Peran Federasi

Pernyataan Amali tersebut sontak memicu kritik pedas dari berbagai pihak.

Publik menilai, jika target emas ditetapkan hanya berdasarkan optimisme pelatih tanpa adanya review mendalam, analisis kekuatan lawan, serta strategi yang matang, maka target tersebut dianggap tanpa dasar yang kuat.

Peran penanggung jawab dalam menguji dan mengoreksi target sebelum diumumkan ke publik kini menjadi sorotan tajam.

Masyarakat pecinta sepak bola kini menanti langkah nyata evaluasi total agar kegagalan memalukan di SEA Games 2025 ini tidak terulang di masa depan. (dam)

Editor : Damianus Bram
#zainuddin amali #timnas indonesia u-22 #SEA Games 2025 #indra sjafri