SOLOBALAPAN.COM – Pertarungan panas antara Malut United FC vs Persib Bandung pada Minggu (14/12/2025) di Ternate menyisakan insiden kontroversial: duel sengit antara Yance Sayuri dan Marc Klok.
Kejadian tersebut memicu kegaduhan di media sosial, dan bahkan memunculkan komentar yang mengarah pada rasisme terhadap Yance Sayuri.
Merespons kegaduhan ini, Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar Sayidina, angkat bicara.
Ia berharap insiden tersebut tidak membuat penonton dan suporter bertindak di luar batas, khususnya dalam melontarkan ujaran kebencian berbau SARA.
Momen panas terjadi ketika Yance Sayuri dan Marc Klok terlibat kontak fisik. Klok tak sengaja menabrak kaki dan badan Yance Sayuri.
Secara refleks, Yance menunjukkan reaksi emosional, terlihat gesture ingin memukul Klok, yang kemudian viral di media sosial.
Akibatnya, dua unggahan terakhir Yance Sayuri di Instagram pribadinya langsung diserbu warganet dan pendukung Persib dengan caci maki, yang sebagiannya sudah mengarah ke rasisme.
Pesan Tegas dari Pentolan Bobotoh
Tobias Ginanjar, sebagai pentolan Bobotoh, mengakui bahwa kekecewaan penonton menanggapi insiden di lapangan adalah hal lumrah.
Namun, ia mengingatkan para penonton untuk tidak bereaksi berlebihan.
"Penonton boleh saja kecewa dan marah terhadap dinamika yang terjadi di lapangan," tulis Tobias dalam Instagram pribadinya, yang mengunggah foto Klok dan Yance berpelukan.
Tobias dengan tegas menambahkan, "Namun rasa tersebut jangan sampai diekspresikan kelewat batas sampai hate speech menyinggung ras, suku, agama dll. Tetap dalam koridor kawan-kawan," tambahnya dengan emoji tangan memohon.
Untuk meredakan tensi, Tobias juga menampilkan tangkapan layar InstaStories Yance Sayuri, yang berisikan permohonan maaf kepada Klok melalui pesan langsung Instagram.
Intinya, kedua pemain telah berdamai dan menyatakan tak ada konflik lagi. Yance meminta maaf dan Klok sudah memaafkannya.
"Tetap angkat kepala kalian, Marc Klok dan Yance Sayuri," tutup Tobias, mengirimkan pesan dukungan kepada kedua pemain. (dam)
Editor : Damianus Bram