Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kacau! Asnawi Skakmat Arya Sinulingga soal Ban Kapten Lawan China: Jay Idzes Sendiri yang Minta Saya Pimpin Tim

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 12 Desember 2025 | 04:36 WIB

Alasan Asnawi Mangkualam tak dipanggil Patrick Kluivert.
Alasan Asnawi Mangkualam tak dipanggil Patrick Kluivert.

SOLOBALAPAN.COM – Polemik ban kapten Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Tiongkok kembali memanas.

Bek kanan andalan Garuda yang kini merumput di Port FC, Asnawi Mangkualam, akhirnya buka suara dan membantah keras narasi yang dibangun oleh anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.

Sebelumnya, Arya sempat melontarkan pernyataan yang menyayangkan keputusan penunjukan kapten dalam laga tersebut.

Ia menyebut seharusnya Jay Idzes yang mengenakan ban kapten, bukan Asnawi. Pernyataan ini seolah menyudutkan Asnawi dan memicu spekulasi liar di kalangan suporter.

Asnawi: Jangan Ada Kesalahpahaman!

Tak terima integritasnya dipertanyakan, Asnawi meluapkan unek-uneknya melalui unggahan Instagram Story.

Baca Juga: Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-22 Lolos Semifinal Usai Vietnam Sikat Malaysia 2-0, Wajib Menang Berapa Skor?

Ia merasa perlu meluruskan situasi agar tidak terjadi fitnah bahwa ia "merebut" atau memaksakan diri menjadi kapten.

Asnawi menegaskan bahwa jabatan kapten bukanlah sesuatu yang ia minta secara pribadi, melainkan murni keputusan tim pelatih dan kesepakatan internal pemain.

Untuk memperkuat argumennya, Asnawi turut "mencolek" penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok Seo (Jeje), untuk memberikan kesaksian.

Fakta Sebenarnya: Jay Idzes Justru Menunjuk Asnawi

Klarifikasi Asnawi ternyata selaras dengan fakta yang pernah diungkapkan Jeje dalam sebuah podcast.

Jeje membeberkan kronologi sebenarnya di ruang ganti sebelum laga melawan Tiongkok.

Ternyata, ban kapten tersebut sejatinya sudah ditawarkan kepada Jay Idzes. Namun, bek yang bermain di Venezia (Serie A) itu justru menunjukkan kerendahan hatinya.

"Jay Idzes merasa Asnawi lebih tepat memimpin tim di lapangan pada pertandingan tersebut, sehingga ia sendiri yang mendorong agar ban kapten diberikan kepada Asnawi," ungkap fakta yang beredar.

Artinya, penunjukan Asnawi adalah bentuk penghormatan dari Jay Idzes, bukan keputusan sepihak yang "salah alamat" seperti yang disiratkan oleh Arya Sinulingga.

Blunder Komunikasi PSSI?

Sikap reaktif Asnawi ini dinilai wajar.

Komentar pejabat federasi yang tidak sinkron dengan kondisi internal tim dikhawatirkan dapat mengganggu harmoni dan kekompakan Skuad Garuda yang sedang berjuang di level internasional.

Hingga saat ini, PSSI belum memberikan respons balik atas sanggahan Asnawi.

Namun, bagi publik, klarifikasi ini membuktikan bahwa solidaritas antar-pemain Timnas—khususnya antara Asnawi dan Jay Idzes—sangat kuat, jauh dari isu rivalitas yang sempat dihembuskan. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#jay idzes #Asnawi #china #skakmat #arya sinulingga