Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Wow! Pendapatan Persib Bandung Tembus Rp 11,2 Miliar Usai Lolos 16 Besar ACL 2, Ini Rincian Bonus dari AFC!

Damianus Bram • Jumat, 12 Desember 2025 | 01:27 WIB
Persib Bandung berhasil mengalahkan Bangkok United sekaligus mengunci juara grup G ACL 2 2025/2026.
Persib Bandung berhasil mengalahkan Bangkok United sekaligus mengunci juara grup G ACL 2 2025/2026.

SOLOBALAPAN.COM – Persib Bandung sukses mengunci tiket babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 dengan status juara grup G.

Keberhasilan gemilang ini tidak hanya memperbaiki rekor klub, tetapi juga membuat Pangeran Biru meraup keuntungan finansial yang fantastis, mencapai lebih dari Rp 11,2 miliar!

Persib memastikan diri lolos ke fase gugur setelah mengalahkan Bangkok United dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal krusial Pangeran Biru dicetak oleh Ramon Tanque saat injury time babak pertama.

Kemenangan tersebut membuat Persib berhak menjadi juara grup G dengan koleksi 13 poin, hasil dari empat kemenangan dan satu hasil imbang dari enam laga yang dimainkan.

Pencapaian ini menjadi peningkatan signifikan dari torehan musim lalu, di mana Persib gagal melaju dari fase grup ACL 2 2024/2025.

Penghasilan yang diterima klub pun berlipat ganda, dari sekitar Rp 5,6 miliar musim lalu, kini melonjak hingga Rp 11,2 miliar di fase grup.

Rincian Penghasilan Persib dari Tiga Sumber AFC

Baca Juga: LAYAKNYA NINJA! Calvin Verdonk Diam-diam Salurkan 125 Paket Bantuan Bencana Sumatera, Relawan: Sang Pemain Minta Kebaikannya Tak Perlu Di-expose!

Penghasilan Persib sebesar Rp 11,2 miliar tersebut berasal dari tiga sumber utama yang ditetapkan oleh AFC, yakni uang partisipasi, subsidi perjalanan, dan bonus performa.

Berikut adalah rincian total dana yang diterima Persib Bandung (kurs setara USD 1 = Rp 16.660):

Untuk subsidi perjalanan, AFC dalam regulasi ACL 2 2025/2026 menetapkan bahwa setiap tim yang melakukan perjalanan laga tandang akan memperoleh USD 50.000 atau setara dengan Rp 833 juta.

Nah, di Grup G, Persib menjalani tiga pertandingan tandang. Yakni ke markas Bangkok United di Pathum Thani, Selangor FC di Petaling Jaya, dan Lion City Sailors di Kota Singapura.

Artinya, Pangeran Biru dapat subsidi sekitar USD 150.000, atau setara dengan ± Rp 2,5 miliar.

Kemudian bonus performa. Menurut aturan AFC, setiap kemenangan di fase grup dihadiahkan sebesar USD 50.000 (±Rp 833 juta).

Sementara hasil imbang dapat setengahnya alias USD 25.000 (±Rp 416 juta), sedangkan kekalahan tak ada bonus.

Dengan demikian, empat kemenangan yang diperoleh Persib selama fase grup menghasilkan sekitar USD 200.000 atau setara dengan Rp 3,3 miliar.

Bonus itu ditambah satu hasil imbang yang dihargai USD 25.000 (±Rp 416 juta).

Total Persib mendapatkan USD 75.000 atau Rp 3,7 miliar berkat rentetan empat kemenangan dan satu hasil imbang di Grup G AFC Champions League Two 2025/2026. 

Nah, sumber penghasilan Persib terakhir berasal dari uang partisipasi. Uang ini diterima semua klub, termasuk Pangeran Biru dengan besaran USD 300.000 (±Rp 5 miliar).

Artinya, Persib sejauh ini mendapatkan Rp 2,5 miliar dari subsidi perjalanan, Rp 3,7 miliar dari bonus performa, dan Rp 5 miliar dari uang partisipasi. Jika ditotal jumlahnya mencapai Rp 11,2 miliar.

Potensi Keuntungan Bertambah di 16 Besar

Pendapatan Persib Bandung berpotensi bertambah banyak karena mereka sudah mengunci tiket babak 16 besar.

Sesuai regulasi AFC, tim yang berpartisipasi pada fase gugur tersebut akan mendapatkan tambahan USD 80.000, atau setara dengan ± Rp 1,3 miliar.

Dengan capaian luar biasa ini, Persib Bandung tidak hanya membanggakan Bobotoh, tetapi juga membuktikan bahwa prestasi di level Asia memberikan dampak finansial yang signifikan bagi klub. (dam)

Editor : Damianus Bram
#persib #afc champions league two #babak 16 besar #pendapatan #keuntungan