Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Perang Dukungan Diakhiri! Kendal Tornado FC Hijrah ke Stadion Manahan Solo, Semarang Fokus Satu Suara untuk PSIS, Ini Penjelasan Anto Van Java!

Damianus Bram • Rabu, 10 Desember 2025 | 23:01 WIB
Masyarakat Kota Solo beraktivitas di sekitar Stadion Manahan
Masyarakat Kota Solo beraktivitas di sekitar Stadion Manahan

SOLOBALAPAN.COM – Kendal Tornado FC akan mengambil langkah signifikan menjelang putaran kedua Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Klub berjuluk Laskar Badai Pantura ini secara resmi akan memindahkan homebase mereka ke Stadion Manahan Solo.

Keputusan strategis ini diinisiasi oleh pemilik klub, Junianto (dikenal sebagai Anto Van Java), yang menilai atmosfer sepak bola di Kota Semarang sebaiknya fokus sepenuhnya pada PSIS Semarang.

Kabar perpindahan markas ini mencuat setelah Junianto bertemu dengan pengurus kelompok suporter PSIS, Panser Biru, pada Selasa (9/12/2025).

Anto Van Java, yang juga memiliki 15 persen saham di PSIS Semarang, menyampaikan arahan kepada manajemen Kendal Tornado FC untuk menggelar laga kandang (termasuk melawan PSS Sleman) di luar wilayah Semarang.

Tujuannya adalah untuk menghindari gesekan dukungan atau terpecahnya konsentrasi suporter di tengah jadwal kompetisi yang padat.

“Biar Semarang tetap satu suara mendukung PSIS, sementara Tornado FC bisa jalan dengan baik di tempat lain,” ujar Junianto dalam pertemuan tersebut, menegaskan prioritas dukungan publik.

Alasan Pemilihan Manahan dan Status Kebondalem

Baca Juga: Hanya Ada PSIS di Semarang! Cek Alasan Anto Van Java Boyong Kendal Tornado FC ke Stadion Manahan Solo!

Stadion Utama Kebondalem Kendal, yang seharusnya menjadi kandang resmi Kendal Tornado FC, saat ini belum memenuhi standar kompetisi dan harus mencari kandang alternatif.

Rencananya, renovasi besar Stadion Kebondalem akan dimulai pada Maret 2026, mencakup perbaikan kualitas rumput, pencahayaan, fasilitas pemain, hingga area penonton, agar stadion layak digunakan pada musim berikutnya.

Manajemen Kendal Tornado FC menilai Stadion Manahan sebagai pilihan paling realistis.

Manahan dikenal memiliki fasilitas lengkap dan sudah teruji untuk pertandingan level nasional.

Selain itu, jarak Solo–Kendal dinilai tidak terlalu jauh untuk ditempuh oleh tim dan sebagian suporter.

Perpindahan Bersifat Sementara

Perubahan homebase ini memang menimbulkan berbagai reaksi. Sebagian suporter menerima keputusan tersebut sebagai langkah strategis jangka pendek.

Namun, manajemen memastikan bahwa perpindahan ini hanya bersifat sementara.

Begitu renovasi Stadion Kebondalem rampung, Kendal Tornado FC dijadwalkan akan kembali bermain di kota mereka sendiri pada musim 2026/2027.

Dengan keputusan ini, Kendal Tornado FC memasuki fase baru yang menuntut konsistensi tim di lapangan dan kesiapan manajemen di luar lapangan.

Para pendukung berharap langkah ini dapat memberikan hasil positif bagi perjalanan Laskar Badai Pantura ke depan. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Kendal Tornado FC #Anto Van Java #stadion manahan #psis #Homebase