SOLOBALAPAN.COM – Rumor pergerakan PSIS Semarang di bursa transfer paruh musim semakin kencang.
Menjelang dibukanya bursa transfer pada Januari 2026, Laskar Mahesa Jenar dikabarkan membidik penyerang tajam milik PSIM Yogyakarta, yakni Rafinha.
Spekulasi ini berembus kuat di tengah situasi genting yang dialami PSIS.
Tim asuhan Jafri Sastra diperkirakan akan melakukan perombakan besar-besaran demi menyelamatkan posisi mereka dari ancaman degradasi.
Hingga pekan ke-12 Championship 2025–2026, PSIS baru mengumpulkan lima poin dan menempati peringkat ke-10 klasemen sementara.
Mereka tertinggal lima poin dari Persiba Balikpapan yang berada di zona aman (peringkat ketujuh).
Meski demikian, kemenangan atas Persiba di laga terakhir setidaknya membuka asa untuk bangkit di putaran kedua.
Ancaman untuk Camilo Sanchez
Manajemen PSIS telah menyiapkan rencana besar di bulan Januari 2026, termasuk mendatangkan sejumlah pemain baru.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah posisi pemain asing, di mana striker Camilo Sanchez dianggap memiliki kontribusi minim.
Dari 11 pertandingan, Sanchez hanya mencetak satu gol dan baru tujuh kali tampil penuh.
Minimnya produktivitas Sanchez membuat posisinya rawan, dan inilah yang membuka peluang bagi PSIS mencari penyerang yang lebih tajam.
Dari kebutuhan ini, nama Rafinha (Rafael Rodrigues) mencuat. Penyerang asal Brasil ini tampil luar biasa pada musim Championship 2024/2025 dengan mencetak 20 gol dari 22 laga.
Catatan ini menjadikannya top scorer sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga 2 saat membawa PSIM promosi ke Super League.
Minim Menit Bermain di PSIM
Namun, setelah PSIM naik kasta, nasib Rafinha berubah drastis. Kedatangan pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, membuat menit bermain Rafinha menurun tajam.
Hingga pekan ke-14 Super League 2025–2026, Rafinha hanya mencatat tiga penampilan, semuanya dari bangku cadangan saat PSIM menghadapi Arema FC, Borneo FC, dan Persita Tangerang.
Minimnya kesempatan bermain ini memicu rumor transfernya. Spekulasi semakin menguat setelah Ketua Umum Panser Biru, Wareng, mengunggah foto Rafinha di akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng, dengan komentar tentang peluang sang pemain bergabung dengan PSIS.
“Rumor, bakal gabung PSIS Semarang jika tidak ada klub Liga 1 yang memakainya. PSIS belum komplet slot pemain asingnya, peluang bergabungnya 50:50,” tulis Wareng.
Respons Mengejutkan Rafinha
Meskipun rumor berkembang pesat, Rafinha justru memberikan respons mengejutkan. Ia menegaskan tidak mengetahui adanya minat klub lain, apalagi sedang melakukan negosiasi.
“Saya tidak berbicara dengan siapa pun. Saya juga tidak tahu ada rumor itu,” kata Rafinha, Senin (8/12/2025).
Di sisi lain, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, memilih bungkam terkait alasan minimnya menit bermain Rafinha.
“Saya sudah menjelaskan ke dia. Jadi saya tak mau banyak bicara,” ujarnya singkat, mengisyaratkan bahwa situasi tersebut merupakan keputusan internal tim.
Terlepas dari rumor pemain asing, PSIS sudah bergerak cepat dengan mendatangkan tiga pemain lokal baru melalui mekanisme pinjaman dan kesepakatan cepat, yaitu gelandang Tegar Infantrie, pemain berpengalaman Gustur Cahyo, dan mantan wonderkid Fahmi Al Ayyubi.
Dengan kebutuhan mendesak PSIS akan penyerang produktif dan minimnya menit bermain Rafinha, peluang transfer masih terbuka lebar.
Kini, keputusan ada di tangan manajemen kedua klub, akankah Rafinha benar-benar merapat ke Semarang atau tetap berjuang memperebutkan posisi di PSIM? (dam)
Editor : Damianus Bram