SOLOBALAPAN.COM - Hubungan antara legenda hidup Liverpool, Mohamed Salah, dengan manajer Arne Slot tampaknya berada di titik nadir.
Sang Raja Mesir dipastikan dicoret dari skuad The Reds yang akan bertandang ke markas Inter Milan dalam lanjutan Liga Champions.
Keputusan mengejutkan ini diambil tak lama setelah Salah meluapkan emosinya di hadapan publik.
Ia merasa dijadikan "kambing hitam" atas performa buruk Liverpool belakangan ini dan mengklaim hubungannya dengan pelatih telah hancur.
Kronologi: Dari Bangku Cadangan hingga Ledakan Emosi
Pencoretan ini bukan tanpa sebab. Dalam tiga laga terakhir Liga Inggris, posisi Salah kian terpinggirkan:
-
Masuk sebagai pengganti saat imbang vs Sunderland.
-
Hanya duduk di bangku cadangan (tidak main) vs West Ham.
-
Hanya duduk di bangku cadangan (tidak main) vs Leeds United.
Puncaknya terjadi usai laga dramatis kontra Leeds yang berakhir 3-3. Salah tak lagi bisa menahan diri dan menuduh klub memojokkannya.
"Saya telah berbuat banyak untuk klub ini... Sekarang saya hanya duduk di bangku cadangan dan saya tidak tahu mengapa. Rasanya seperti klub telah menyalahkan saya," keluh Salah.
Ia juga blak-blakan mengenai hubungannya dengan Arne Slot. "Tiba-tiba, hubungan kami jadi renggang.
Entah kenapa, tapi menurut saya, sepertinya ada yang tidak menginginkan saya di klub ini."
Arne Slot dan Direksi Ambil Tindakan Tegas
Merespons komentar eksplosif pemain berusia 33 tahun tersebut, manajemen Liverpool bertindak cepat.
Jurnalis Fabrice Hawkins melaporkan bahwa keputusan untuk meninggalkan Salah di Merseyside dibuat bersama "oleh dewan direksi dan Arne Slot".
Slot berada di bawah tekanan untuk menegakkan disiplin. Ia tidak ingin otoritasnya dirusak oleh ego satu pemain, meski berstatus bintang sekalipun.
Salah akan menonton dari jauh saat rekan-rekannya mencoba bangkit dari kekalahan memalukan 1-4 dari PSV di laga Eropa sebelumnya.
Klub Bantah Hukuman Disiplin, Tapi...
Meski situasi memanas, The Athletic melaporkan bahwa Liverpool secara resmi tidak menganggap pencoretan ini sebagai "tindakan disipliner".
Langkah ini disebut sebagai keputusan terpisah yang tidak memengaruhi peluang Salah untuk tampil di laga selanjutnya melawan Brighton & Hove Albion.
Selain itu, Liverpool dikabarkan "tetap berkomitmen penuh kepada Salah dan kontraknya yang berlaku hingga 2027".
Klub menegaskan situasi ini bersifat sementara.
Hingga saat ini, belum ada rencana resmi untuk menjual Salah atau mencari penggantinya di bursa transfer Januari, meskipun sang pemain sempat mengisyaratkan niat untuk "mengucap selamat tinggal" kepada fans saat laga melawan Brighton nanti sebelum berangkat ke Piala Afrika (AFCON). (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo