SOLOBALAPAN.COM – Spekulasi mengenai calon pelatih Timnas Indonesia terus menjadi sorotan internasional, khususnya media Belanda, VoetbalPrimeur.
Terbaru, media tersebut melansir laporan mengejutkan yang menyebut seorang legenda sepak bola Belanda, John Heitinga, menjadi kandidat terkuat untuk menukangi Skuad Garuda, menggeser nama-nama besar seperti John Herdman atau Giovanni van Bronckhorst.
Nama John Heitinga, mantan bek dan legenda Timnas Belanda, kini santer dikaitkan dengan Timnas Indonesia.
Ia kini berstatus free agent setelah didepak dari kursi kepelatihan Ajax Amsterdam beberapa waktu lalu akibat hasil yang dianggap kurang memuaskan.
Kecurigaan VoetbalPrimeur semakin menguat setelah mereka menemukan gerak-gerik mencurigakan dari Heitinga di media sosial.
Secara digital, Heitinga diduga telah memberikan sinyal keras terkait kemungkinan kerja samanya dengan federasi sepak bola Indonesia.
"John Heitinga kemungkinan telah memberikan petunjuk tentang kerja sama dengan Indonesia melalui Instagram," tulis laporan VoetbalPrimeur, dikutip Senin (8/12/2025).
Media Belanda itu menyoroti pergerakan digital Heitinga yang terjadi secara bersamaan.
"Mantan bek tersebut mulai mengikuti tim nasional Indonesia, presiden federasi sepak bola negara tersebut (Erick Thohir), dan penasihat Jordi Cruijff pada saat yang sama," sambung laporan tersebut.
Menurut VoetbalPrimeur, momentum ini sangat pas. Kursi pelatih Timnas Indonesia memang masih kosong sejak pertengahan Oktober lalu, sementara Heitinga kini sedang menganggur.
"Posisi pelatih di Indonesia pun kosong dan Heitinga saat ini tidak memiliki pekerjaan. Mantan bek berdarah Indonesia ini baru-baru ini harus meninggalkan Ajax karena hasil yang mengecewakan," jelas laporan media Belanda itu.
"Tindakan mendadak mengikuti ketiga akun tersebut memicu spekulasi tentang kemungkinan kerja sama dengan federasi sepak bola Indonesia," tambah VoetbalPrimeur.
Koneksi Heitinga dengan Indonesia memang cukup kuat. Ia diketahui memiliki garis keturunan Maluku dari kakek pihak ayahnya.
Kedekatan inilah yang membuat isu kepelatihan Heitinga di Indonesia kali ini menjadi semakin panas dan dipercaya bukan sekadar rumor.
VoetbalPrimeur juga mencatat bahwa 'kode keras' yang dilakukan Heitinga ini langsung meledak menjadi berita besar di Indonesia, yang secara otomatis memanaskan bursa calon pelatih Timnas Garuda.
"Terutama di dalam negeri, perilaku media sosial Heitinga menjadi berita penting. Secara konkret, belum ada informasi resmi tentang kerja sama antara pelatih dan Indonesia, tetapi di dalam negeri. Mereka percaya bahwa tindakan Heitinga mengikuti akun-akun tersebut bukanlah kebetulan," tutup VoetbalPrimeur.
Saat ini, proses penyeleksian pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI sudah mencapai babak akhir.
Federasi telah selesai mewawancarai lima kandidat pelatih di Eropa. Tahap selanjutnya adalah mengerucutkan menjadi dua nama final untuk kemudian dibahas dalam Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. (dam)
Editor : Damianus Bram