SOLOBALAPAN.COM - Bursa transfer pemain Super League 2025/2026 mulai memunculkan nama-nama mengejutkan.
Bek Persib Bandung, Alfeandra Dewangga, dikabarkan tidak akan pulang ke klub lamanya, PSIS Semarang, melainkan menuju Bali United dengan status pinjaman hingga akhir musim.
Rumor ini dipicu oleh minimnya menit bermain pemain Timnas tersebut di skuad Maung Bandung.
Seperti dilansir dari akun Instagram @liga_dagelann, Dewangga akan bermain untuk Bali United hingga akhir musim 2025/2026 karena masih terikat kontrak bersama Persib Bandung selama dua tahun.
"Bursa Transfer! Alfeandra Dewangga kabarnya menuju Bali United dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026. Sebelumnya Dewangga dikontrak Persib selama 2 tahun," tulis unggahan @liga_dagelann.
Minim Menit Bermain Jadi Pemicu
Sebagai informasi, Alfeandra Dewangga bergabung dengan Persib Bandung sejak awal musim ini.
Namun, pemain berusia 24 tahun yang berkaki kidal tersebut masih kesulitan menembus starting utama, baik di Super League maupun AFC Champions League 2.
Ia tercatat baru bermain dalam dua pertandingan dengan total 91 menit di lapangan.
Adapun debut Super League Dewangga baru terjadi pada pekan ke-13, saat Persib Bandung bertamu ke markas Madura United dan sukses meraih kemenangan 1-4.
Sebelum rumor ke Bali United ini mencuat, Alfeandra Dewangga memang dirumorkan akan dipinjamkan ke klub lamanya, PSIS Semarang, yang kini bermain di Championship (Liga 2), demi mendapatkan menit bermain yang mumpuni.
PSIS Semarang Sudah Angkut Pemain Lain
Sementara manajemen PSIS tak merespons kabar kembalinya Dewangga. Mereka justru bergerak cepat dan resmi mendatangkan dua pemain anyar untuk menghadapi putaran kedua Championship musim ini, yaitu Fahmi Al-Ayyubi dan Gustur Cahyo Putro.
Kehadiran keduanya diharapkan meningkatkan performa Laskar Mahesa Jenar untuk lebih baik lagi, terutama saat mereka akan mengawali pertandingan putaran kedua musim ini kontra tuan rumah Barito Putera pada 27 Desember ini.
Jika transfer pinjaman Dewangga ke Bali United terwujud, ini menjadi upaya manajemen Persib untuk menjaga kualitas sang pemain agar mendapat jam terbang reguler di level Super League. (dam)
Editor : Damianus Bram