Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bocoran Sumardji Soal Pelatih Baru Timnas Indonesia: Tak Cuma Jago Taktik, Tiru Cara STY Latih Asisten Lokal

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 28 November 2025 | 00:20 WIB
Ketua BTN PSSI, Sumardji.
Ketua BTN PSSI, Sumardji.

SOLOBALAPAN.COM - Perburuan nakhoda baru Timnas Indonesia memasuki babak krusial.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, dilaporkan telah terbang ke Eropa untuk melakukan misi khusus: mewawancarai langsung para kandidat pelatih pengganti Patrick Kluivert.

PSSI tampaknya tidak ingin main-main dalam seleksi kali ini.

Proses pencarian dilakukan jauh lebih ketat dengan melibatkan anggota Exco turun langsung ke lapangan, demi memastikan Skuad Garuda mendapatkan juru taktik yang paling tepat dengan visi jangka panjang.

Bawa 'Daftar Pertanyaan Panjang'

Sumardji membocorkan bahwa dirinya tidak datang dengan tangan kosong.

Baca Juga: Erick Thohir Jawab Rumor Giovanni van Bronckhorst Latih Timnas Indonesia, Ini Update Seleksi 5 Kandidat Pelatih

Ia telah menyiapkan daftar pertanyaan detail yang akan diajukan kepada para kandidat.

Poin utamanya adalah soal keseriusan dan komitmen.

"Iya, jadi kami itu sudah punya list. Daftar pertanyaan yang akan kami tanyakan, komitmen antara pelatih timnas senior dengan federasi," ungkap Sumardji.

Ia enggan merinci detail pertanyaan tersebut, namun menegaskan daftarnya "panjang sekali" dan mencakup banyak aspek teknis maupun non-teknis.

Syarat Wajib: Transfer Ilmu ke Pelatih Lokal

Belajar dari pengalaman masa lalu, Sumardji menegaskan satu syarat mutlak yang tidak bisa ditawar oleh pelatih baru nanti: Wajib melibatkan dan mentransfer ilmu kepada asisten pelatih lokal.

PSSI ingin mengulangi kesuksesan era Shin Tae-yong (STY), di mana asisten lokal seperti Nova Arianto berhasil menyerap ilmu dan kini sukses menangani timnas kelompok umur.

"Pasti dong itu harus (membawa pelatih lokal). Karena kan yang kita butuhkan ini adalah transfer ilmu dari pelatih senior kepada asisten lokal. Itu penting sekali," tegasnya.

Berkaca pada Kesuksesan Nova Arianto

Sumardji menjadikan Nova Arianto sebagai benchmark keberhasilan regenerasi pelatih.

Menurutnya, perkembangan Nova adalah bukti nyata dari pentingnya kolaborasi antara pelatih kelas dunia dengan talenta lokal.

"Kita tidak bisa pungkiri loh ya, dengan sekarang adanya coach Nova, itu kan buah daripada ketekunan coach Nova belajar bersama-sama dengan pelatih STY. Kan itu fakta," pungkasnya.

Dengan standar tinggi ini, PSSI berharap pelatih Eropa yang terpilih nanti tidak hanya membawa prestasi instan, tetapi juga meninggalkan warisan (legacy) bagi kemajuan pelatih-pelatih asli Indonesia. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#timnas indonesia #sumardji #STY #pelatih baru #taktik #bocoran