SOLOBALAPAN.COM - Batalnya kedatangan Bernardo Tavares ke Persebaya Surabaya memicu riuh besar di kalangan Bonek.
Situasi ini semakin memanas setelah suporter melontarkan satu nama kejutan yang didengungkan sebagai pilihan alternatif: Shin Tae-yong (STY).
Rumor kepastian Tavares tinggal selangkah lagi mengikat kontrak dengan Green Force akhirnya terhenti setelah agensinya, Azmi Ponti Sport Agency, memberikan bantahan tegas.
“Saya selaku agen dari Coach Bernardo Tavares, sebelumnya mengucapkan banyak terima kasih atas pesan yang masuk langsung ke Coach Bernardo Tavares ataupun melalui saya,” tulis Azmi.
Ia melanjutkan, “Perlu saya luruskan informasi tersebut tidaklah benar dan saat ini Coach Bernardo Tavares di Portugal untuk menikmati perayaan Natal dan akhir tahun bersama keluarga.”
Pernyataan tersebut menutup rapat isu kedatangan Tavares, menegaskan kliennya masih berstatus tanpa klub dan belum menandatangani kontrak apa pun.
Shin Tae-yong Mendadak Jadi Sorotan Bonek
Bantahan agen tersebut sontak meredupkan ekspektasi besar Bonek terhadap Tavares.
Namun, kekosongan itu dalam sekejap diisi oleh gelombang komentar baru yang membawa nama besar Shin Tae-yong ke permukaan.
Beberapa Bonek di kolom komentar akun Instagram fanbase @onlinepersebaya langsung menyebut nama pelatih asal Korea Selatan itu sebagai pilihan alternatif.
“Saranku lo ya.. jupuk o STY krn pelatih fisiknya sdh disana,” tulis salah satu Bonek, merujuk pada salah satu staf pelatih yang kini berada di Persebaya.
Komentar lain datang dengan nada optimistis:
“Fix STY ta iki? cocok wes pelatih fisik e kan pernah dadi staff e pisan,” tulis seorang pendukung Persebaya.
Sebagian suporter bahkan menunjukkan harapan besarnya dengan menulis singkat, “STY,” sementara yang lain kembali bersikap realistis namun tetap membuka peluang lebar.
“Jacksen F Tiago ae coba di bawa comeback, atau STY juga boleh mumpung masih free,” harap Bonek lainnya.
Peluang dan Tantangan Merekrut Pelatih Kelas Dunia
Munculnya nama Shin Tae-yong bukan tanpa alasan. Pelatih asal Korea Selatan itu memang sedang tidak menangani klub setelah hengkang dari Ulsan Hyundai, membuatnya berada di posisi yang memungkinkan untuk menerima tawaran baru.
Meskipun demikian, Persebaya harus menyiapkan dana yang sangat besar jika serius ingin mendekati STY.
Gaji dan fasilitas yang biasa melekat pada pelatih kelas Asia tentu menjadi pertimbangan utama klub yang ingin meminangnya.
Di tengah rumor ini, PSSI melalui Waketum Zainudin Amali sempat menegaskan bahwa STY tidak masuk kandidat Pelatih Timnas Indonesia, meskipun Amali mengakui sebagian Exco masih menginginkan comeback STY.
Kini, Persebaya kembali ke titik awal dalam pencarian pelatih. Nama STY yang tiba-tiba mencuat membuat dinamika bursa pelatih semakin hidup.
Publik kini menunggu apakah desakan Bonek hanya euforia sesaat, atau benar-benar akan menggugah manajemen Persebaya untuk membuat langkah besar yang bisa menjadi kejutan terbesar musim ini. (dam)
Editor : Damianus Bram