SOLOBALAPAN.COM - Perburuan pelatih baru di bursa transfer musim dingin Super League kini menyerupai lomba lari cepat antara Persebaya Surabaya dan Persis Solo.
Dua klub klasik Liga 1 ini sama-sama mengincar satu kandidat utama dan dikabarkan sudah berada di ambang kesepakatan.
Situasi panas ini dipicu hasil kurang memuaskan di kompetisi, memaksa manajemen kedua tim bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan pelatih top yang sangat dinantikan suporter. Siapa yang akan lebih dulu deal?
Persebaya Surabaya: Here We Go Bernardo Tavares!
Langkah Persebaya menjadi yang paling terang benderang. Rumor kesepakatan dengan pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, mencuat tak lama setelah manajemen memecat Eduardo Perez .
Nama Tavares langsung menjadi pembicaraan hangat di kalangan Bonek, berkat rekam jejaknya yang kuat di kancah domestik.
Ia adalah arsitek kebangkitan PSM Makassar dan sosok yang berhasil membawa Juku Eja menjuarai Liga Indonesia musim 2022/2023.
Sinyal deal ini semakin menguat setelah akun Instagram @ownerwakanda.id mengungkap kabar positif pada Minggu (23/11/2025).
Akun tersebut menyebut proses transfer hanya tinggal menyelesaikan rincian final sebelum pengumuman resmi.
"HERE WE GO: Persebaya Surabaya telah sepakat untuk mendatangkan pelatih kepala asal Portugal yaitu Bernardo Tavares di bursa transfer musim dingin ini. Setelah dipecatnya Edu Perez dari kursi kepelatihan, lantaran hasil negatif di pertandingan semalam, Manajemen langsung bergerak cepat dan tinggal menyelesaikan rincian-rincian lainnya,” tulis @ownerwakanda.id.
Profil Tavares: Lisensi UEFA Pro dan Taktik 3-5-2
Peluang Tavares mendarat di Surabaya terasa sangat besar. Bagi Bonek, kedatangan pelatih berusia 44 tahun ini dianggap langkah ideal untuk mengembalikan identitas bermain Green Force.
Tavares memegang lisensi UEFA Pro dan dikenal biasa menerapkan formasi 3-5-2. Gaya taktik ini efektif untuk memaksimalkan transisi cepat serta memadatkan lini tengah tim.
Dengan pengalaman menangani PSM selama lebih dari tiga musim, ia dianggap sangat paham kultur sepak bola Tanah Air.
Prestasi Tavares cukup impresif, termasuk gelar juara Liga Indonesia, Liga Maladewa, dan Liga Makau.
Persis Solo: Kesempatan Kedua dengan Leo Neiva
Di sisi lain, Persis Solo tidak kalah agresif. Laskar Sambernyawa kembali memasukkan nama Leo Neiva ke dalam radar pencarian pelatih Persis Solo, setelah negosiasi awal musim dengan kandidat lain gagal.
Nama Neiva mencuat setelah akun @ownerwakanda mengungkap proses negosiasi sedang berlangsung pada Selasa (18/11/2025).
Pelatih asal Brasil itu disebut tengah berada di tengah pembicaraan serius dengan manajemen Persis Solo.
"BREAKING: Pelatih asal Brazil Leo Neiva sedang menjalani negosiasi dengan klub Persis Solo di pertengahan bursa transfer musim dingin ini. Saat ini beliau melatih klub Oliv. Hospital, sebelumnya pelatih asal Brazil tersebut pernah di melakukan negosiasi di awal musim dan sudah deal namun batal," tulis @ownerwakanda.
Profil Neiva: Lisensi CONMEBOL dan Taktik Fleksibel
Baca Juga: Kode Keras! Timur Kapadze Mengaku Paham Kuatnya Fans Timnas Indonesia, Sinyal Ambil Kursi Pelatih?
Neiva, yang kini melatih Oliveira do Hospital, hampir bergabung dengan Persis Solo pada awal musim, namun batal di tahap akhir.
Rumor kali ini terasa seperti kesempatan kedua bagi kedua belah pihak yang tengah mencari kesamaan visi.
Leo Neiva dikenal fleksibel dalam pendekatan taktik, meskipun paling sering menggunakan formasi 4-2-3-1.
Ia memegang lisensi Pro Entrenador CONMEBOL yang jarang dimiliki pelatih di Asia Tenggara, menjamin reputasinya tetap tinggi.
Situasi Persis Solo membuat Neiva menjadi kandidat paling realistis untuk menggantikan Peter de Roo.
Laskar Sambernyawa sangat membutuhkan wajah baru untuk mengatasi inkonsistensi performa tim.
Lomba lari antara Persebaya dan Persis Solo ini menjadi drama paling menarik jelang dibukanya bursa transfer.
Suporter kini hanya bisa menunggu pengumuman resmi yang akan mengubah arah perjalanan musim tim kesayangan mereka. (dam)
Editor : Damianus Bram