Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

BADAI PEMECATAN! 6 Pelatih Jadi Korban Super League hingga Matchday ke-12, Persebaya Hingga Persis Solo Sudah Melakukannya

Damianus Bram • Selasa, 25 November 2025 | 01:18 WIB
Eduardo Perez out dari Persebaya Surabaya.
Eduardo Perez out dari Persebaya Surabaya.

SOLOBALAPAN.COM - Kompetisi Super League 2025–2026 memasuki babak panas.

Hingga matchday ke-12, tercatat sudah ada enam pelatih yang harus kehilangan jabatannya.

Keputusan terbaru datang dari manajemen Persebaya Surabaya yang resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Eduardo Pérez Moran.

Pelatih asal Spanyol tersebut harus angkat kaki setelah hanya mampu mencatatkan empat kemenangan dari sebelas laga yang ia jalani di Super League.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram @officialpersebaya pada Sabtu malam (22/11/2025).

Persebaya hari ini (22/11) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Pérez. Terima kasih atas kerja sama selama enam bulan terakhir. Perihal pelatih pengganti, Persebaya telah mencapai kesepakatan jangka panjang. Namun, Persebaya akan bersikap profesional menunggu tuntasnya segala urusan legalitas.”

Eduardo kehilangan posisinya sebagai pelatih kepala Persebaya setelah The Green Force ditahan imbang 1-1 oleh Arema FC dalam Derby Jawa Timur, Sabtu sore (22/11/2025), di kandang sendiri.

Total, Eduardo hanya mempersembahkan empat kemenangan, empat kali seri, dan tiga kali kalah selama masa baktinya.

Sorotan Tajam untuk Manajemen Persebaya

Dikutip dari JawaPos.com, pengamat Persebaya, Dhion Prasetya, menilai keputusan memberhentikan Eduardo Pérez sudah tepat.

Menurutnya, performa tim sejauh ini jauh dari harapan, apalagi skuad Persebaya musim ini dinilai jauh lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.

Dhion menekankan bahwa pengganti Eduardo haruslah sosok yang mengerti tentang filosofi sepak bola Surabaya, mampu meningkatkan mental dan moral pemain yang sedang turun, serta bisa mengendalikan harmonisasi di ruang ganti.

Selain itu, Dhion juga mengingatkan manajemen agar Persebaya tidak hanya mencari sosok pelatih baru, tetapi juga perlu menambahkan psikolog tim, merujuk pada kesuksesan tim pada musim 2017, 2018, dan 2019.

Sementara itu, salah satu pentolan Bonek, Husin Ghozali, menegaskan bahwa evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya menargetkan pelatih.

“Jadi tidak hanya pelatih, mereka yang selama ini turut andil dalam pemilihan pelatih dan pemain juga harus dikeluarkan dari tim,” ucapnya, menuntut evaluasi besar dalam struktur tim.

Inilah 6 Pelatih Super League yang Tumbang hingga Pekan ke-12

Dengan diberhentikannya Eduardo Pérez Moran dari Persebaya Surabaya, total sudah ada enam pelatih yang harus menanggalkan jabatannya hingga matchday ke-12 Super League 2025–2026 dengan berbagai alasan, mulai dari mundur hingga dipecat.

Menurut Pengamat sepak bola, Kesit Handoyo, situasi ini wajar mengingat persaingan yang sangat ketat di Super League.

“Persaingan ketat itu muncul setelah ada regulasi baru soal pemain asing. Jadi wajar pelatih-pelatih yang underperform jadi korban pemecatan klub,” bebernya. (dam)

Berikut adalah daftar korban pelatih Super League hingga Pekan ke-12:

No. Pelatih (Asal) / Klub Tanggal Perpisahan Status / Penyebab Pengganti
1. Bernardo Tavares (Portugal) / PSM Makassar 1/10/2025 Mundur karena masalah tunggakan gaji Tomas Trucha (Rep. Ceko)
2. Eduardo Almeida (Portugal) / Semen Padang 8/10/2025 Diberhentikan karena rentetan hasil buruk Dejan Antonic (Serbia)
3. Peter de Roo (Belanda) / Persis Solo 8/11/2025 Diistirahatkan dari posisi pelatih kepala Belum diputuskan
4. Angel Alfredo Vera (Argentina) / Madura United 10/11/2025 Digeser menjadi direktur teknik tim Carlos Parreira (Brasil)
5. Mario Lemos (Portugal) / Persijap Jepara 20/11/2025 Dipecat karena gagal mengangkat performa tim Belum ditentukan
6. Eduardo Pérez Moran (Spanyol) / Persebaya Surabaya 22/11/2025 Diberhentikan karena gagal mengangkat performa tim Belum ditentukan

 

Editor : Damianus Bram
#pelatih #pecat #persis solo #persebaya #Peter de Roo #eduardo perez