SOLOBALAPAN.COM - Target medali perak yang ditetapkan Pemerintah melalui Kemenpora RI untuk Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Thailand menuai keheranan dari internal tim.
Penyerang Garuda Muda, Hokky Caraka, mengaku bingung kenapa tim yang berstatus juara bertahan hanya ditargetkan jadi finalis.
Hokky menegaskan, segenap pemain, pelatih, dan ofisial menginginkan medali emas, kontras dengan target resmi yang dinilai terlalu pesimis.
Hokky Caraka Heran Target Hanya Perak, Tim Ingin Emas
Baca Juga: RIP Ronny Pasla! Legenda Kiper Timnas Indonesia Meninggal Dunia di Usia 79 Tahun
Pemerintah melalui Komite Olimpiade dan Kemenpora telah menetapkan target bagi Timnas sepak bola putra (perak) dan putri (perunggu) di SEA Games 2025.
Hokky Caraka, salah satu pemain kunci di lini serang U-22, menyambut target tersebut dengan nada heran.
"Ya mungkin pesimis, tapi para pemain pasti optimis. Harusnya kita optimis dapat emas karena kita punya asa itu sih," kata Hokky ditemui di Indomilk Arena, usai laga Persita Tangerang vs Malut United FC, dikutip dari JawaPos.com, Senin (24/11/2025).
Pemain yang memberikan assist saat Timnas Indonesia U-22 bermain imbang 2-2 dengan Mali U-22 tersebut mengaku tidak tahu mengapa target yang dibebankan hanya perak, padahal ambisi tim jauh lebih tinggi.
"Kalau dari pemain sih pasti pengennya emas. Pelatih, pemain, official, semua pasti pengen emas. Tapi ya enggak ada yang tahu juga. Kenapa target perak," jelas Hokky Caraka.
Target Realistis PSSI dan Kemenpora
Target perak untuk Timnas U-22 memang tergolong menurun drastis jika dibandingkan dengan capaian emas di SEA Games Kamboja 2023. Penyesuaian ini merupakan hasil evaluasi bersama PSSI dan Kemenpora.
Menteri Pemuda dan Olahraga merangkap Ketum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan target tersebut didasarkan pada analisis kondisi kompetitif.
“Kalau dari sepak bola sendiri, (berdasarkan) hasil evaluasi dari pada tim Kemenpora, kemarin kalau tidak salah PSSI mengusulkan (target timnas) putri (meraih medali) perunggu, lalu di putra (meraih medali) perak, itu targetnya,” jelas Erick.
PSSI menilai target realistis perlu ditetapkan agar tidak membebani skuad, mengingat negara-negara rival seperti Thailand dan Vietnam dinilai semakin matang.
Jadwal Perjuangan Garuda Muda di Grup C
Timnas Indonesia U-22 yang berjuang dengan ambisi emas berada di Grup C, dan akan berjumpa dengan Myanmar, Filipina, dan Singapura di fase grup.
Perjuangan Garuda Muda akan dimulai pada 5 Desember mendatang, dua hari setelah pertandingan pembuka sepak bola SEA Games 2025.
Tanggal final SEA Games 2025 sendiri adalah 18 Desember mendatang. Meskipun target resmi perak, Hokky Caraka dan tim siap berjuang 100% untuk membawa pulang emas. (dam)
Editor : Damianus Bram