SOLOBALAPAN.COM – Awan kelabu kembali menyelimuti sepak bola Italia.
Timnas Italia, pemegang empat gelar juara dunia, kini berada di bibir jurang sejarah kelam.
Gli Azzurri terancam mencatatkan rekor tragis: gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun (hattrick).
Kepastian ini didapat setelah Italia gagal mengamankan tiket lolos otomatis dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.
Tergabung di Grup I, pasukan Luciano Spalletti harus puas finis sebagai runner-up, kalah bersaing dengan Norwegia yang tampil perkasa menyapu bersih delapan kemenangan.
Terlempar ke 'Neraka' Playoff Lagi
Bagi publik Italia, kata "Playoff" adalah sebuah trauma.
Situasi ini memutar kembali memori kelam yang menghantui mereka dalam delapan tahun terakhir.
-
Tragedi 2018: Italia gagal ke Piala Dunia Rusia setelah kalah agregat dari Swedia di babak playoff. Legenda Gianluigi Buffon pensiun dengan air mata.
-
Tragedi 2022: Berstatus sebagai Juara Euro 2020, Italia secara mengejutkan dipermalukan oleh tim non-unggulan, Makedonia Utara, di babak playoff, memupus mimpi ke Qatar.
Kini, untuk Piala Dunia 2026, Italia kembali harus melewati "lubang jarum" yang sama.
Jika gagal lagi, ini akan menjadi hattrick kegagalan yang memalukan bagi salah satu raksasa sepak bola dunia.
Lawan Berat Menanti: Reuni dengan Mimpi Buruk?
Jalan Italia di babak playoff kali ini dipastikan tidak akan mudah.
Berdasarkan pembagian pot, Gli Azzurri berpotensi bertemu dengan lawan-lawan tangguh atau bahkan bereuni dengan para "pembunuh" mereka di masa lalu.
Di Pot 4, terdapat Swedia dan Makedonia Utara, dua negara yang pernah memberi mimpi buruk bagi Italia.
Selain itu, tim-tim Britania Raya seperti Wales dan Irlandia juga siap menjegal langkah Donnarumma dkk.
Berikut adalah pembagian pot Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa:
| Pot 1 (Unggulan) | Pot 2 | Pot 3 | Pot 4 |
| Italia | Wales | Irlandia | Swedia |
| Turki | Skotlandia | Albania | Rumania |
| Ukraina | Slovakia | Bosnia-Herzegovina | Makedonia Utara |
| Polandia | Rep. Ceko | Kosovo | Irlandia Utara |
Mampukah Italia menghapus kutukan playoff dan menghindari sejarah kelam, ataukah mereka akan kembali menjadi penonton di layar kaca saat Piala Dunia 2026 digelar? (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo