SOLOBALAPAN.COM - Drama dan kontroversi mewarnai laga penentu kualifikasi Piala Dunia zona Afrika pada Senin (17/11/2025).
Timnas Nigeria gagal melaju ke putaran final setelah kalah dramatis 4-3 dari Republik Demokratik (RD) Kongo melalui adu penalti, usai bermain imbang 1-1 dalam waktu normal.
Usai kekalahan tersebut, pelatih Nigeria, Eric Chelle, secara mengejutkan melontarkan tuduhan bahwa RD Kongo menggunakan praktik voodoo selama adu penalti berlangsung.
Insiden di Lapangan: Chelle Konfrontasi Staf Lawan
Baca Juga: Sumardji Pastikan Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner Bela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Insiden mencurigakan terjadi saat adu penalti sedang berlangsung.
Eric Chelle terekam kamera mencoba mengonfrontasi staf RD Kongo sebelum penalti terakhir dieksekusi.
Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, Chelle tampak tegang, menunjuk, dan berteriak ke arah staf lawan sambil memegang botol air.
Chelle bahkan harus ditahan oleh anggota stafnya sendiri agar ketegangan tidak berubah menjadi keributan yang lebih besar.
Setelah pertandingan, Chelle menjelaskan bahwa sikapnya yang emosional itu dipicu oleh tindakan berulang dan mencurigakan yang dilakukan salah satu anggota staf RD Kongo.
“Selama adu penalti, orang dari RD Kongo itu melakukan voodoo. Setiap kali, setiap kali. Itulah mengapa aku sedikit gugup setelahnya,” ujar Chelle dikutip dari Daily Mail.
Ketika diminta menjelaskan lebih detail, Chelle hanya menggambarkan adanya gerakan tangan yang tidak wajar dan menyebut adanya benda seperti air yang digunakan dalam ritual tersebut.
RD Kongo Membantah Keras, Nigeria Gagal Beruntun
Pihak RD Kongo membantah keras tuduhan voodoo tersebut. Mereka menegaskan bahwa kemenangan yang membawa mereka melaju ke intercontinental playoff pada Maret mendatang murni hasil kerja keras dan ketenangan para pemain, termasuk Chancel Mbemba yang berhasil mengeksekusi penalti penentu kemenangan.
Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Nigeria yang harus absen di dua edisi Piala Dunia berturut-turut, setelah sebelumnya juga gagal lolos ke Piala Dunia Qatar 2022.
Dalam pertandingan, Super Eagles sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Frank Onyeka pada menit ke-3, tetapi RD Kongo mampu menyamakan kedudukan melalui Meschack Elia pada menit ke-31.
Cedera yang menimpa bintang mereka, Victor Osimhen, pada jeda babak pertama turut melemahkan daya gedor Nigeria, sehingga nasib pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti yang dramatis. (dam)