Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Klaim Rizky Ridho Unggul Voting Puskas Award 2025 Bertebaran di Media Sosial, Benarkah Demikian? Ini Faktanya

Damianus Bram • Sabtu, 15 November 2025 | 22:34 WIB
Selebrasi Rizky Ridho saat mencetak gol ke gawang Arema FC di Liga 1 2024/2025.
Selebrasi Rizky Ridho saat mencetak gol ke gawang Arema FC di Liga 1 2024/2025.

SOLOBALAPAN.COM – Klaim mengenai hasil voting sementara Rizky Ridho Ramadhani di The FIFA Puskas Award 2025 menjadi topik yang ramai menyebar di media sosial.

Banyak unggahan mengklaim bek Timnas Indonesia ini memimpin perolehan suara dari pesaing seperti Lamine Yamal dan Declan Rice, namun fakta sebenarnya: hasil resmi belum dipublikasikan FIFA hingga periode voting berakhir.

Screenshot yang beredar menampilkan Rizky Ridho unggul dengan 608.724 pemilih, mengalahkan Lamine Yamal (562.027) dan Declan Rice (547.982).

Fakta sebenarnya: Data tersebut disebarkan tanpa tautan resmi FIFA. Padahal FIFA menegaskan tidak merilis hasil voting apa pun selama periode pemungutan suara masih berlangsung.

Gol Spektakuler dan Mekanisme Penilaian FIFA yang Kompleks

Rizky Ridho masuk nominasi Puskas Award 2025 berkat gol spektakulernya—tendangan jarak jauh dari tengah lapangan—ke gawang Arema FC di Liga 1 (9 Maret 2025).

Ia menjadi pemain Indonesia pertama dalam sejarah nominasi ini.

Untuk diketahui, pemenang Puskas Award tidak hanya ditentukan oleh suara terbanyak fans. Mekanisme penilaian FIFA sangat ketat dan berimbang:

Voting Publik (50% Bobot): Penggemar berhak menominasikan tiga gol dari 11 kandidat. Poin diberikan secara berjenjang: 5 poin (pilihan 1st), 3 poin (2nd), dan 1 poin (3rd).

FIFA Legends Panel (50% Bobot): Panelis ahli dari FIFA juga memberikan voting dengan bobot poin yang sama.

Proses ini menunjukkan bahwa angka pemilih terbesar tidak otomatis menjamin kemenangan.

Penilaian akhir adalah hasil konversi skor dari dua kelompok voter yang memiliki bobot setara.

Jadwal Voting dan Penentu Kemenangan

Masa voting publik untuk FIFA Puskas Award 2025 dibuka mulai 13 November 2025 dan akan berlangsung hingga 3 Desember 2025 pukul 23.59 CET. Pendukung Ridho masih punya waktu untuk memberikan suara.

Setelah seluruh suara masuk, FIFA akan mengonversi hasil tersebut ke dalam sistem skor grup.

Peringkat pertama di masing-masing kelompok voter mendapat 13 poin, sementara peringkat terakhir memperoleh satu poin.

Proses penghitungan ini menunjukkan angka pemilih terbesar tidak otomatis menjamin kemenangan.

Penilaian akhir tetap ditentukan oleh hasil konversi skor dari dua kelompok voter yang memiliki bobot sama.

Jika terjadi hasil imbang pada peringkat pertama, FIFA sudah menyiapkan sejumlah langkah penentu.

Poin terbanyak dari fans menjadi faktor utama, kemudian jumlah nilai lima poin dan tiga poin dari kelompok fans ikut menjadi penentu berikutnya.

Apabila masih imbang, suara dari panel FIFA Legends menjadi tiebreaker. Jika semua langkah tersebut tetap menghasilkan hasil sama, para pencetak gol yang terikat diputuskan sebagai pemenang bersama.

Aturan lain dalam dokumen FIFA juga menunjukkan organisasi tersebut berhak membatalkan suara tertentu.

FIFA dapat menghapus voting dari anggota juri jika ditemukan unsur ketidakwajaran atau tindakan tidak etis.

Proses ini menegaskan FIFA tidak serta-merta merilis hasil secara terbuka selama voting masih berlangsung.

Penghitungan final dilakukan secara tertutup dan baru diumumkan setelah periode voting selesai.

Dengan mekanisme seketat ini, angka-angka yang tersebar di media sosial sulit dipastikan validitasnya.

Tidak ada publikasi resmi yang menunjukkan perolehan suara sementara untuk setiap kandidat.

Antusiasme publik Indonesia terhadap Rizky Ridho memang sangat besar dan itu terlihat dari ramainya kampanye dukungan di berbagai platform.

Namun, kebenaran data tetap harus mengacu pada rilis resmi yang hanya akan keluar dari FIFA.com.

Cek fakta ini menunjukkan pentingnya berhati-hati dalam menerima klaim hasil voting yang beredar di media sosial.

Dukungan paling sahih adalah terus memberikan suara melalui laman resmi FIFA.com. (dam)

Editor : Damianus Bram
#fifa #voting #Puskas Award 2025 #Rizky Ridho