SOLOBALAPAN.COM - Kabar bombastis datang dari bursa calon pelatih Timnas Indonesia.
Salah satu kandidat kuat yang paling diidamkan publik, Timur Kapadze (44 tahun), secara resmi telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai asisten pelatih Timnas Uzbekistan.
Langkah ini sontak memicu kehebohan di Tanah Air.
Pasalnya, sesaat sebelum mundur, Kapadze secara blak-blakan menyatakan bahwa ia "siap memimpin tim nasional Indonesia" dan kini hanya tinggal menunggu tawaran resmi dari PSSI.
'Saya Siap, Saya Bebas, dan Menunggu Tawaran'
Pengakuan sensasional ini disampaikan Kapadze kepada kantor berita nasional Uzbekistan, UZA.
Ia tidak menampik rumor yang mengaitkannya dengan Skuad Garuda pasca-pemecatan Patrick Kluivert.
"Saya siap memimpin tim nasional Indonesia. Saat ini saya bebas dan menunggu tawaran," kata Kapadze, seperti dikutip dari media Uzbekistan, Zemin.
Pernyataan ini adalah "kode keras" paling nyata yang dikirimkan oleh seorang pelatih sekaliber Kapadze kepada PSSI.
Federasi Uzbekistan (UFF) Beri Restu
Keputusan mundurnya Kapadze langsung dikonfirmasi oleh Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFF) melalui rilis resmi di Instagram mereka.
UFF menghormati keputusan sang pelatih yang ingin kembali menjadi pelatih kepala.
"Timur Kapadze... telah mengajukan permohonan... untuk dibebaskan dari jabatannya, dan menyatakan keinginannya untuk melanjutkan kariernya di panggung baru," tulis UFF.
"Karena sang spesialis menerima tawaran lain dan berniat melanjutkan karier kepelatihannya sebagai pelatih kepala, pimpinan UFA dengan hormat menerima keputusannya," lanjut pernyataan tersebut.
Alasan Mundur: Tak Mau Selamanya Jadi Asisten
Kapadze sebenarnya adalah salah satu sosok penting yang turut meloloskan Uzbekistan ke Piala Dunia 2026.
Namun, posisinya tergeser menjadi asisten pelatih setelah federasi menunjuk nama besar, Fabio Cannavaro, sebagai pelatih kepala baru.
Kapadze mengaku telah berjanji akan membantu Cannavaro beradaptasi dalam dua kali pemusatan latihan, dan setelah tugas itu selesai, ia akan melanjutkan kariernya sendiri.
"Saya bilang ke manajemen, kalau ada pelatih baru, saya akan membantunya beradaptasi... baru setelah itu saya akan melanjutkan pekerjaan saya. Mereka juga mendukung ide ini," tambahnya.
Bola Kini di Tangan Erick Thohir
Dengan statusnya yang kini available (tersedia) dan pernyataannya yang sangat terbuka, bola kini sepenuhnya berada di tangan PSSI dan Erick Thohir.
Meski Kapadze mengaku punya banyak pilihan lain, sinyal kuat yang ia kirimkan ke Indonesia ini menempatkannya di posisi terdepan dalam daftar pengganti Patrick Kluivert. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo