SOLOBALAPAN.COM – Suasana hangat terasa ketika kelompok suporter militan PSIS Semarang, Panser Biru, berkesempatan bersilaturahmi dengan bos baru klub, David Glenn, pada Sabtu (8/11/2025).
Pertemuan ini menjadi momen penting bagi suporter dan manajemen baru PSIS, memunculkan harapan agar Laskar Mahesa Jenar kembali stabil dan berprestasi setelah melewati masa penuh ketidakpastian.
Unggahan di akun Instagram resmi Panser Biru, @panserbiru2001, menyebut pertemuan itu sebagai awal sinergi baru.
“Hari ini (8/11) DPP Panser Biru diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan Bapak David Glenn. Semoga dengan pertemuan ini, ke depannya dapat bersinergi serta saling mengisi,” tulis caption Panser Biru.
Kepareng Wareng Ungkap Proses Deal Akuisisi
Kepareng Wareng, Ketua Umum Panser Biru, membagikan kisah menarik di balik layar akuisisi saham PSIS oleh David Glenn.
Ia menceritakan bahwa semuanya berawal dari pertemuannya dengan Resal Octavian, Direktur Teknik Malut United.
“Sekitar dua minggu lalu dapat telepon dari Resal, katanya mau ketemu setelah pertandingan Persijap vs Malut di Semarang. Eh, malah bilang ‘Mas, sesuk ketemu ya, tak kei kerjaan’,” tulis Wareng dengan gaya khasnya.
Resal kemudian menyampaikan bahwa David Glenn akan mengakuisisi saham PSIS, dengan syarat mutlak, yakni suporter harus mendukung penuh tim. Tanpa berpikir lama, Wareng langsung menyetujui ajakan itu.
“Langsung tak jawab, ok gas. Aku mbuh piye carane, pokoke ndhukung langsung neng stadion,” lanjutnya.
Semangat Baru: Wayahe Semarang Usum Bal-balan Manèh
Ade Bhakti, Pembina Panser Biru, yang turut hadir, menuliskan pesan penuh semangat di akun Instagram-nya, @adebhakti.
“Semangat baru Laskar Mahesa Jenar, wayahe Semarang usum bal-balan maneh,” tulisnya, diikuti seruan: “Bangkit berdiri demi lambang di dadamu.”
Pertemuan ini menjadi sinyal positif bagi PSIS Semarang. Dukungan Panser Biru diharapkan bisa menjadi energi baru bagi tim kebanggaan warga Semarang untuk kembali bangkit dan berjuang di kompetisi musim mendatang. (dam)
Editor : Damianus Bram